ACEH BESAR — Sebanyak 11,1 ton ikan segar beku didistribusikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh ke seluruh desa dalam wilayah kemukiman Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Penyaluran ini merupakan bagian dari program intervensi gizi untuk menekan angka stunting di daerah tersebut.
Kepala DKP Aceh, Safrizal, menyatakan bantuan ini difokuskan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan asupan protein hewani. "Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak yang terindikasi stunting," ujarnya di Aceh Besar, Rabu.
Ikan Cakalang Jadi Andalan Sumber Protein
Jenis ikan yang disalurkan didominasi ikan cakalang dan beberapa jenis lainnya. Distribusi dilakukan berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Peukan Bada agar bantuan tersalurkan secara merata dan tepat sasaran.
Menurut Safrizal, ikan merupakan sumber protein hewani yang kaya asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral. Kandungan nutrisi ini dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang anak serta menjaga kesehatan ibu hamil dan menyusui.
Dukungan Pemerintah Aceh untuk Kualitas Gizi
Langkah ini merupakan komitmen nyata Pemerintah Aceh dalam menyediakan pangan bergizi tinggi yang mudah diakses masyarakat. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.
Camat Peukan Bada, Salamuddin ZM, mengapresiasi penyaluran bantuan tersebut. Ia menilai ikan segar sangat bermanfaat bagi warganya, terutama kelompok rentan yang membutuhkan asupan gizi berkualitas.
"Kami berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di Aceh Besar," kata Salamuddin.