BIREUEN — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau langsung pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Kamis (6/7/2026). Proyek strategis ini menjadi akses vital mobilitas warga dan tengah dikebut pengerjaannya.
Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Wapres yang diterima di Jakarta, progres pembangunan jembatan permanen tersebut telah mencapai 80,5 persen. Proyek kini memasuki tahap pemasangan struktur jembatan.
Target Fungsional Akhir Desember 2026
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnain, memaparkan kepada Wapres bahwa pembangunan jembatan ditargetkan rampung dan dapat digunakan pada akhir tahun ini.
"Kita bisa nyambung dan nanti kita fungsionalkan mungkin di akhir Desember. Kita usahakan di akhir Desember tahun ini kita fungsionalkan, Pak Wapres," ujar Zulkarnain di lokasi.
Kehadiran Wapres bertujuan mendorong percepatan pembangunan jembatan permanen baru agar sesuai target. Dengan demikian, akses mobilitas di kawasan dapat segera kembali normal.
Jembatan Darurat Masih Beroperasi dengan Sistem Buka Tutup
Saat ini, masyarakat Bireuen masih mengandalkan jembatan darurat yang dapat dilalui kendaraan dengan sistem buka tutup. Kondisi ini menghambat kelancaran arus lalu lintas dan distribusi barang di wilayah tersebut.
Wapres memastikan sejumlah aspek pelaksanaan proyek, mulai dari kelancaran penggunaan jembatan sementara hingga rencana normalisasi infrastruktur di kawasan sekitar. Termasuk normalisasi pada bagian sungai di dekat lokasi pembangunan.
Wapres: Pembangunan Infrastruktur Tanggung Jawab Negara
Dalam kunjungannya, Gibran menyampaikan keinginannya melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengar aspirasi masyarakat terdampak. Hal ini agar setiap langkah pemerintah dapat menjawab kebutuhan warga secara tepat.
Wapres mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, serta elemen masyarakat yang bergotong royong membantu proses pemulihan. Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai merupakan tanggung jawab negara.
"Semangat gotong royong ini sangat berharga," ujarnya, menekankan pentingnya kolaborasi dalam percepatan penanganan pascabencana.
Pemulihan Ekonomi dan Mobilitas Warga
Usai menerima penjelasan, Wapres meninjau langsung kondisi konstruksi jembatan beserta pekerjaan yang tengah berlangsung. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proyek strategis penanganan pascabencana berjalan optimal.
Keberadaan Jembatan Krueng Tingkeum sangat vital bagi Kabupaten Bireuen. Pemulihan akses mobilitas diharapkan mampu menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat yang sempat terganggu pascabencana.
Turut mendampingi Wapres dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Asisten Satker PJN Jembatan Kuta Blang Fachruddin, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Dikdik Sudayat, serta Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri.