ACEH — Masyarakat Indonesia semakin nyaman mengisi daya mobil listriknya di garasi rumah. Sepanjang Januari–Juni 2026, PLN mencatat pertumbuhan pelanggan baru Home Charging Services (HCS) mencapai 21.865 akun. Realisasi ini menambah total pelanggan aktif layanan tersebut menjadi lebih dari 92 ribu hingga akhir Juni 2026.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut tren ini sebagai sinyal kuat bahwa kendaraan listrik (EV) mulai diterima sebagai gaya hidup harian, bukan sekadar gengsi. "PLN berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui pengembangan infrastruktur pengisian daya yang semakin luas. Salah satunya melalui layanan HCS yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengisi daya kendaraan listrik di rumah," kata Darmawan, Jumat (7/8/2026).
Konsumsi Listrik EV di Rumah Tembus 110,55 GWh
Lonjakan jumlah pelanggan ternyata diikuti lompatan konsumsi listrik yang jauh lebih tinggi. Pada semester pertama tahun ini, pemakaian listrik untuk pengisian EV via HCS mencapai 110,55 gigawatt hour (GWh). Angka ini hampir dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 57,12 GWh.
Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menjelaskan pertumbuhan konsumsi ini menunjukkan bahwa pengguna tidak hanya membeli perangkat, tetapi benar-benar memakai layanan tersebut secara rutin. "Kami akan terus meningkatkan kesiapan infrastruktur, memperluas akses layanan pengisian daya, dan menghadirkan inovasi agar ekosistem kendaraan listrik dapat tumbuh secara berkelanjutan," jelas Fahrur Rozy.
Program HCS Ultima: Diskon Tarif Listrik 30% dan Voucher Rp1,3 Juta
Untuk menarik minat pemilik EV baru, PLN menggencarkan program HCS Ultima. Melalui skema ini, biaya pemasangan perangkat home charging dibanderol mulai dari Rp11,7 juta. Pelanggan juga berhak atas voucher listrik hingga Rp1,3 juta.
Insentif yang lebih menarik adalah diskon tarif listrik 30% khusus pengisian daya pada pukul 22.00–05.00 WIB. Kebijakan ini sekaligus membantu mengurangi beban puncak listrik nasional di malam hari.
Program tersebut berlaku hingga 31 Desember 2026. Pengajuan dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile, termasuk selama perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Pertumbuhan layanan HCS ini menjadi indikator penting bagi ekosistem EV nasional. Semakin banyak pemilik mobil listrik yang mengisi daya di rumah, tekanan terhadap antrean di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pun berkurang, sekaligus memperkuat argumen bahwa infrastruktur kelistrikan rumah tangga siap mendukung transisi energi di Indonesia.