SABANG — BMKG mencatat episenter gempa berada pada koordinat 7.25 Lintang Utara dan 94.06 Bujur Timur. Lokasi persisnya berada di laut, sekitar 205 km Barat Laut Kota Sabang, dengan kedalaman hiposenter 10 kilometer.
Berdasarkan analisis BMKG, gempa bumi yang terjadi pada pukul 10.02 WIB ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas tektonik. Meski getarannya cukup signifikan, potensi terjadinya tsunami dipastikan tidak ada.
Belum Ada Laporan Kerusakan Akibat Guncangan
Pihak BMKG menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan mengenai dampak kerusakan bangunan atau korban jiwa dari kejadian gempa tersebut. Masyarakat di wilayah pesisir Aceh tetap diminta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Warga yang merasakan getaran diminta untuk tetap tenang dan tidak panik. Imbauan keras juga disampaikan agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya atau berita hoaks yang beredar di media sosial.
Langkah Keselamatan yang Perlu Diperhatikan Warga
Menyikapi kejadian ini, BMKG mengingatkan sejumlah langkah keselamatan penting bagi masyarakat, terutama yang berada di wilayah pesisir dan kawasan rawan gempa. Jika berada di dalam bangunan, segera berlindung di bawah meja atau benda kokoh serta lindungi kepala.
Warga juga diminta untuk menjauhi kaca, lemari, dan benda-benda yang berpotensi jatuh saat guncangan terjadi. Setelah getaran berhenti, segera keluar menuju area terbuka yang aman dan jangan menggunakan lift.
Bagi warga yang sedang berkendara, disarankan untuk mengurangi kecepatan dan berhenti di tempat yang aman. Hindari berada di dekat tebing, pohon besar, dan tiang listrik yang bisa roboh. Periksa kondisi anggota keluarga dan berikan pertolongan kepada yang membutuhkan.
Informasi resmi terkait perkembangan gempa dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG, BPBD, dan instansi terkait lainnya. Masyarakat diminta untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu mengutamakan verifikasi data dari pihak berwenang.