PIDIE — Sebanyak 17 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Pidie Sarjani Abdullah, Senin malam, 10 Agustus 2026. Prosesi pelantikan berlangsung di ruang kerja Bupati Pidie dan didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Pidie Nomor 800/537/KEP.33/2026 tentang Pengangkatan dan Pelantikan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.
Dari 17 pejabat yang dilantik, komposisinya terbagi dalam tiga kelompok jabatan. Satu orang menempati jabatan pengawas, satu orang lainnya menduduki jabatan administrator, dan 15 pejabat sisanya diangkat dalam jabatan fungsional.
Dua Pejabat Tandatangani Berita Acara Secara Simbolis
Dalam prosesi tersebut, penandatanganan berita acara pelantikan dilakukan secara simbolis oleh dua pejabat yang mewakili kelompok jabatan berbeda. Ridwanto, SM dilantik sebagai Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas PUPR Pidie, sementara dr. Cut Fatimah Az Zahara, SpN diangkat dalam jabatan fungsional ahli muda pertama.
Penandatanganan itu disaksikan langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pidie Jufrizal, S.Sos., M.Si. dan Kepala BKPSDM Pidie Muhammad Harris, SSTP., M.Si.
Pesan Tegas Bupati: Hindari Pungli dan Penyalahgunaan Wewenang
Di tengah prosesi pelantikan, Bupati Sarjani Abdullah menyampaikan pesan tegas kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menginstruksikan agar seluruh aparatur yang baru dilantik menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
"Saya tegaskan kepada 17 pejabat yang telah diambil sumpah agar senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme dengan menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang, pungutan liar maupun tindakan melanggar hukum," kata Sarjani kepada PortalNusa.com, Selasa, 11 Agustus 2026.
Sarjani juga meminta para pejabat menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menurutnya, kualitas pelayanan publik harus menjadi salah satu ukuran utama kinerja pejabat.
"Selalu tingkatkan kualitas pelayanan publik dengan menjadikan kemudahan, kecepatan dan kepuasan masyarakat sebagai indikator utama keberhasilan kerja," ujarnya.
Penataan Aparatur untuk Optimalkan Pelayanan Publik
Pelantikan ini merupakan bagian dari penataan aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan organisasi dan pelayanan pemerintahan dapat berjalan sesuai tugas serta fungsi masing-masing jabatan.
Dengan adanya penyegaran di sejumlah posisi, diharapkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di Pidie semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal pelayanan administrasi dan pembangunan infrastruktur.