BANDA ACEH — Sebanyak 37 kantong darah berhasil dikumpulkan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh melalui kegiatan donor darah yang digelar di Aula Kantor Imigrasi Banda Aceh, Selasa. Kegiatan ini merupakan rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh Bambang Tri Cahyono menegaskan bahwa donor darah bukan sekadar seremoni, melainkan aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Donor darah adalah bentuk kepedulian nyata yang dapat menyelamatkan nyawa sesama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan semangat kemerdekaan tidak hanya melalui seremoni, tetapi juga aksi sosial yang bermanfaat langsung bagi masyarakat," ujar Bambang.
Sinergi Tiga Kantor Imigrasi di Aceh
Pelaksanaan donor darah ini melibatkan tiga satuan kerja sekaligus: Kantor Imigrasi Banda Aceh, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, dan Kantor Imigrasi Kelas II Sabang. Keterlibatan tiga instansi ini disebut Bambang sebagai penguatan kebersamaan antarsatuan kerja keimigrasian di wilayah Aceh.
Sinergi tersebut sekaligus mempererat semangat kekeluargaan internal jajaran imigrasi dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Bukti Kepedulian dan Komitmen Berkelanjutan
Bambang menambahkan, capaian 37 kantong darah menjadi bukti tingginya kesadaran pegawai imigrasi Aceh terhadap pentingnya donor darah. Seluruh kantong darah yang terkumpul nantinya disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) untuk masyarakat yang membutuhkan.
"Semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama. Kami berharap kegiatan donor darah ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kontribusi keimigrasian bagi kemanusiaan," tegasnya.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh berkomitmen menghadirkan kegiatan sosial kemanusiaan secara berkelanjutan. Langkah ini menjadi wujud nyata semangat kebangsaan dan kepedulian imigrasi terhadap sesama, khususnya di momentum kemerdekaan Indonesia.