BANDA ACEH — Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kabar duka mendalam dirasakan sivitas akademika UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Prof. Dr. Warul Walidin AK, MA, yang pernah memimpin kampus tersebut periode 2018–2022, mengembuskan napas terakhir di RSUDZA Banda Aceh sekitar pukul 08.30 WIB, Rabu (12/8/2026).
Kepergian guru besar di usia 67 tahun ini meninggalkan duka yang begitu dalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi dunia pendidikan Islam di tanah Serambi Mekkah.
Jejak Pengabdian di UIN Ar-Raniry dan Majelis Pendidikan Aceh
Prof. Warul Walidin dikenal sebagai akademisi senior yang mengabdikan hampir seluruh perjalanan kariernya di bidang pendidikan tinggi Islam. Sebelum dipercaya memimpin UIN Ar-Raniry, almarhum juga pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Pendidikan Aceh (MPA) pada periode 2014–2019.
Kiprahnya di MPA menunjukkan komitmennya yang luas, tidak hanya pada pengelolaan perguruan tinggi, tetapi juga pada pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia di Aceh secara menyeluruh.
Rektor UIN Ar-Raniry: "Beliau Guru Bangsa"
Rektor UIN Ar-Raniry saat ini, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya seniornya tersebut.
"Beliau guru bangsa, rektor senior. UIN sangat merasa kehilangan," ujar Mujiburrahman dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).
Pemikiran yang Tercatat dalam Publikasi Akademik
Sepanjang pengabdiannya, Prof. Warul tidak hanya berkutat pada manajemen institusi. Sejumlah karya dan pemikirannya turut terdokumentasi dalam berbagai publikasi akademik. Salah satunya adalah penelitian yang membahas kebijakan dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam di Aceh, di mana namanya tercatat sebagai salah satu penulis.
Karya-karya ini menjadi warisan intelektual yang terus relevan bagi pengembangan pendidikan Islam di masa mendatang.
Prosesi Pemakaman Menunggu Keterangan Resmi Keluarga
Hingga berita ini diturunkan, informasi mengenai prosesi pemakaman dan tempat peristirahatan terakhir almarhum masih menunggu keterangan resmi dari pihak keluarga. Keluarga besar UIN Ar-Raniry dan masyarakat Aceh menyampaikan duka cita yang tulus atas kepergian salah satu putra terbaik bangsa ini.
Semoga almarhum Prof. Dr. Warul Walidin AK, MA diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala khilafnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.