Pencarian

Bea Cukai Langsa Gagalkan Penyelundupan 3 Moge Bekas dan Suku Cadang Ilegal Senilai Rp 1,8 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 • 20:40:31 WIB
Bea Cukai Langsa Gagalkan Penyelundupan 3 Moge Bekas dan Suku Cadang Ilegal Senilai Rp 1,8 Miliar
Petugas Bea Cukai Langsa mengamankan tiga unit motor gede bekas dan suku cadang ilegal senilai Rp 1,8 miliar di Sumatera Utara.

LANGSA — Aksi penyelundupan kendaraan roda dua berkapasitas mesin besar kembali berhasil digagalkan jajaran Bea Cukai. Total nilai barang bukti beserta potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan dari tangan pelaku diperkirakan menembus angka Rp 1,8 miliar.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas pengiriman moge ilegal yang melintas dari Aceh Tamiang menuju Sumatera Utara. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti petugas pada Sabtu (8/8).

Pengejaran Hingga Lintas Provinsi

Setelah mengidentifikasi kendaraan niaga yang dicurigai, petugas melakukan pengejaran hingga kendaraan tersebut memasuki wilayah Sumatera Utara. Di titik inilah koordinasi intensif dengan Bea Cukai Medan dilakukan untuk mengamankan kendaraan beserta muatannya.

Kendaraan pengangkut akhirnya berhasil dihentikan dan diamankan. Namun, pengemudi yang mengoperasikan kendaraan tersebut memilih kabur meninggalkan barang bawaannya. Hingga saat ini, identitas dan keberadaan sopir tersebut masih dalam pencarian petugas.

Barang Bukti yang Diamankan

Kepala Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto, membeberkan rincian barang bukti yang berhasil disita dari operasi gabungan tersebut. Tidak hanya moge, petugas juga mengamankan sejumlah kelengkapan kendaraan ilegal lainnya.

  • Tiga unit motor gede (moge) bekas asal luar negeri.
  • 11 koli suku cadang dan aksesori moge yang diimpor secara ilegal.
  • Satu unit mobil yang digunakan sebagai alat angkut.
  • Sepasang pelat nomor kendaraan yang diduga palsu.

Dari hasil pendataan, total nilai barang bukti yang diamankan mencapai Rp 1,8 miliar. Angka tersebut sekaligus merepresentasikan potensi kerugian negara yang berhasil dicegah.

Pengawasan Diperketat, Masyarakat Diminta Berperan

Dwi menegaskan pihaknya akan terus memperkuat pengawasan di wilayah pesisir dan jalur perbatasan untuk mencegah masuk serta beredarnya barang ilegal. Langkah ini ditempuh guna melindungi industri dalam negeri dan penerimaan negara dari praktik penyelundupan.

Masyarakat pun diminta berperan aktif dengan melaporkan setiap dugaan aktivitas penyelundupan di lingkungannya. Informasi yang akurat dari warga dinilai sangat membantu petugas dalam mempersempit ruang gerak para pelaku tindak pidana kepabeanan.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pujatvaceh.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks