SINABANG — Kabupaten Simeulue memastikan dana bantuan Rp 2 miliar dari pemerintah pusat akan difokuskan untuk penguatan sarana dan prasarana pendidikan. Bantuan ini merupakan buah dari raihan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan dengan predikat terbaik pertama tingkat kabupaten se-Sumatera.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, dari Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago, di Hotel Radisson, Batam, Rabu (12/8/2026).
Prioritas Penggunaan Dana untuk Sekolah di Pelosok
Bupati Simeulue menegaskan bahwa dana hibah tersebut tidak akan digunakan untuk kebutuhan seremonial. Pihaknya berkomitmen mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki fasilitas belajar mengajar di daerah terpencil.
"Bantuan Rp 2 miliar ini akan kita manfaatkan untuk memperkuat sarana dan prasarana pendidikan, agar anak-anak Simeulue hingga ke pelosok desa semakin mudah mendapatkan pendidikan yang layak dan merata," kata Mohammad Nasrun Mikaris dalam pernyataan resminya, Rabu (12/8/2026).
Penghargaan Bukan Milik Pemimpin Semata
Kepala daerah itu mengingatkan bahwa apresiasi nasional ini merupakan akumulasi kerja kolektif, bukan pencapaian individu. Ia menyebut kolaborasi antara guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program pendidikan di kabupaten kepulauan tersebut.
"Alhamdulillah, penghargaan ini bukan milik pemimpin semata, tetapi milik seluruh masyarakat Simeulue. Ini merupakan hasil kerja bersama pemerintah, guru, tenaga pendidikan, orang tua, dan seluruh masyarakat," ujarnya.
Kado Manis untuk Masa Depan Simeulue
Momen ini sekaligus menjadi pengakuan atas upaya Pemkab Simeulue dalam memperluas akses layanan pendidikan, khususnya bagi warga yang tinggal di gugusan pulau terluar. Pemerintah daerah menilai pemerataan pendidikan adalah fondasi utama pembangunan sumber daya manusia ke depan.
"Ini menjadi kado terindah bagi seluruh masyarakat Simeulue. Mari terus kita kuatkan pendidikan, karena masa depan Simeulue dimulai dari pendidikan anak-anak kita hari ini," tutup Bupati Mohammad Nasrun Mikaris.