Pencarian

BSI Kibarkan Bendera Merah Putih 81 Meter di Pesantren Aceh Tamiang, Tanda Semangat Bangkit Pasca-Banjir

Senin, 17 Agustus 2026 • 15:50:01 WIB
BSI Kibarkan Bendera Merah Putih 81 Meter di Pesantren Aceh Tamiang, Tanda Semangat Bangkit Pasca-Banjir
Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter dikibarkan dalam upacara pembukaan Relawan Bakti BUMN 2026 di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Aceh Tamiang.

ACEH TAMIANG — Ribuan mata tertuju ke langit saat bendera sepanjang 81 meter diulurkan dari tangan ke tangan para santri, relawan, dan tokoh masyarakat. Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan deklarasi bahwa Aceh Tamiang bangkit dari keterpurukan.

Upacara yang berlangsung khidmat ini menjadi pembuka rangkaian program Relawan Bakti BUMN (RBB) 2026 bertema "Menyemai Harapan di Tanah Tamiang". Kegiatan yang berlangsung hingga 19 Agustus 2026 ini melibatkan 11 BUMN, termasuk BSI yang bertindak sebagai penanggung jawab.

Pesantren yang Kini Berdiri Tegak Setelah Terdampak Banjir

Lokasi upacara di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin menyimpan cerita pilu. Pada November 2025, lingkungan pesantren ini sempat terendam banjir yang melanda Aceh Tamiang. Kerusakan fisik mungkin masih menyisakan bekas, namun semangat para santri dan pengurus tidak pernah padam.

"Kemerdekaan bukan berarti kita terbebas dari ujian. Kemerdekaan adalah ketika kita tidak membiarkan ujian mematikan harapan," ujar Area Manager Lhokseumawe BSI, Totok Sudiarto, yang bertindak sebagai pembina upacara.

Relawan dari 11 BUMN, Satu Tujuan: Mengabdi untuk Masyarakat

Kegiatan RBB 2026 di Aceh Tamiang tidak hanya diisi oleh BSI. Sejumlah BUMN lain turut mengirimkan personel terbaiknya, mulai dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Taspen (Persero), hingga Perum Bulog dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Para relawan yang datang dari berbagai daerah ini akan menjalankan program sosial, lingkungan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat selama tiga hari ke depan. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata kolaborasi antarinstitusi negara dalam membangun daerah.

Belajar dari Keteguhan Warga Tamiang

Totok menegaskan bahwa kedatangan para relawan bukan semata memberi bantuan materi. Ada nilai lebih yang mereka bawa pulang nanti.

"Kami datang membawa tenaga dan bantuan, tetapi sesungguhnya kami juga datang untuk belajar dari masyarakat Aceh Tamiang tentang keteguhan, gotong royong, dan keberanian untuk bangkit," kata Totok.

Semangat inilah yang ingin diterjemahkan BSI dalam perannya sebagai Sahabat Finansial, Sosial, dan Spiritual. Melalui partisipasi di RBB 2026, BSI berkomitmen hadir lebih dekat dengan masyarakat, bukan hanya sebagai institusi keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah tantangan yang dihadapi warga.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dialeksis.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks