Pencarian

5 Langkah Setting TV Baru Agar Tidak Menyebalkan, dari Matikan Sensor Cahaya hingga Ubah Mode Gambar

Kamis, 20 Agustus 2026 • 16:21:32 WIB
5 Langkah Setting TV Baru Agar Tidak Menyebalkan, dari Matikan Sensor Cahaya hingga Ubah Mode Gambar
Petugas menunjukkan layar televisi yang menampilkan menu pengaturan gambar saat proses instalasi TV baru di sebuah toko elektronik di Banda Aceh, Aceh, Senin (10/2/2025).

ACEH — Membeli TV baru seharusnya menjadi momen menyenangkan. Namun, bagi sebagian orang, proses setting awal sering berubah menjadi pekerjaan rumah yang membingungkan. Banyak pabrikan mengaktifkan berbagai fitur secara default yang justru membuat kualitas gambar tidak maksimal, bahkan terkesan aneh saat menonton film atau bermain game.

Seorang pengulas TV profesional yang telah menguji puluhan perangkat mengungkapkan kebiasaannya sebelum menilai performa sebuah televisi. Ada lima langkah penting yang selalu ia lakukan setelah TV dinyalakan pertama kali. Langkah-langkah ini berlaku universal, baik untuk TV Samsung, LG, Sony, maupun Hisense.

1. Buat Akun untuk Akses Fitur Pintar

Langkah pertama mungkin terasa merepotkan, tetapi hampir tidak bisa dihindari. Hampir semua platform TV pintar saat ini mewajibkan pengguna untuk mendaftar atau masuk ke akun pabrikan sebelum bisa mengakses aplikasi streaming seperti Netflix, YouTube, atau Disney+ Hotstar.

TV Samsung generasi terbaru, misalnya, membutuhkan akun Samsung untuk membuka katalog aplikasi. Hal serupa juga berlaku pada TV Sony yang menggunakan platform Google TV. Meskipun terkesan meminta data pribadi, proses ini sebenarnya memudahkan pengguna karena pengaturan dan preferensi aplikasi akan tersinkron otomatis.

2. Matikan Sensor Cahaya dan Mode Hemat Energi

Fitur ini sering menjadi biang keladi gambar TV terlihat redup atau kusam. Sensor cahaya sekitar (ambient light sensor) yang aktif secara default akan terus-menerus menyesuaikan kecerahan layar berdasarkan pencahayaan ruangan. Algoritmanya kerap terlalu agresif, membuat gambar tidak stabil saat kondisi ruangan berubah.

Untuk pengalaman menonton yang konsisten, matikan fitur ini. Pengaturannya biasanya berada di menu kecerahan (brightness) atau tersembunyi di dalam menu daya dan penghemat energi. Beberapa pabrikan juga menggabungkan sensor ini ke dalam mode gambar Eco yang otomatis aktif saat TV pertama kali dinyalakan.

3. Ganti ke Mode Gambar Paling Akurat

Mayoritas TV baru hadir dengan mode gambar Standard, Vivid, atau Dynamic. Mode Vivid dan Dynamic biasanya membuat warna terlalu jenuh dan kontras berlebihan, jauh dari standar akurasi. Meskipun terlihat mencolok di toko, mode ini tidak ideal untuk menonton film di rumah.

Pengulas tersebut merekomendasikan untuk segera beralih ke mode Filmmaker Mode, Cinema, Movie, atau Theater. Mode-mode ini dirancang untuk menghormati niat kreator konten, dengan warna dan kecerahan yang lebih netral. Khusus untuk TV Sony, mode Professional atau Custom adalah pilihan terbaik untuk akurasi warna.

4. Nonaktifkan Motion Smoothing dan Fitur AI

Pernah melihat efek gambar seperti sinetron atau soap opera effect di TV hotel atau restoran? Itu akibat fitur motion smoothing yang aktif. Fitur ini membuat gerakan objek terlihat terlalu halus dan tidak natural, merusak kesan sinematik film 24 frame per detik.

Selain motion smoothing, fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diklaim dapat meningkatkan kualitas gambar juga sebaiknya dimatikan. Berdasarkan pengujian, fitur AI ini sering kali membuat gambar terlalu tajam, terlalu terang, dan menggeser warna dari yang seharusnya. Pengaturan ini biasanya berada di submenu terpisah atau menu pengaturan lanjutan.

5. Aktifkan Mode HDMI Bandwidth Tinggi

Langkah terakhir ini krusial bagi pengguna konsol game atau perangkat streaming 4K. Beberapa TV, terutama merek Hisense, tidak mengaktifkan port HDMI berbandwidth tinggi secara otomatis. Akibatnya, sinyal HDR10+, Dolby Vision, atau konten dengan frame rate tinggi tidak dapat ditampilkan maksimal.

Untuk TV Hisense, opsi ini bernama HDMI Enhanced Format yang terletak di submenu Channels & Inputs. Sementara itu, TV Samsung menyebutnya Input Signal Plus di menu External Device Manager. Kabar baiknya, TV Samsung terbaru sudah mengaktifkan fitur ini secara default, sehingga pengguna tidak perlu repot mengubahnya.

Lima langkah di atas adalah dasar untuk mendapatkan kualitas gambar terbaik dari TV baru. Setelah semua pengaturan selesai, Anda bisa menikmati konten favorit dengan kualitas gambar yang sesuai standar industri, tanpa gangguan fitur otomatis yang tidak diinginkan.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tomsguide.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks