Pencarian

BMKG Deteksi 1.106 Titik Panas di Kalimantan, Karhutla Landa Enam Provinsi

Kamis, 20 Agustus 2026 • 16:23:31 WIB
BMKG Deteksi 1.106 Titik Panas di Kalimantan, Karhutla Landa Enam Provinsi
BMKG mendeteksi 1.106 titik panas di Kalimantan yang tersebar di lima provinsi.

ACEH — BMKG memetakan ribuan titik panas di Indonesia di tengah karhutla yang masih menyala di sejumlah wilayah. Kalimantan Barat menjadi penyumbang terbesar dengan 521 titik panas, disusul Kalimantan Tengah sebanyak 424 titik, Kalimantan Timur 103 titik, Kalimantan Selatan 40 titik, dan Kalimantan Utara 18 titik.

Sumatra dan Papua Juga Alami Lonjakan Titik Api

Di luar Kalimantan, BMKG mendeteksi 34 titik panas di Sumatra yang tersebar di enam provinsi. Kepulauan Bangka Belitung mencatatkan jumlah tertinggi dengan 15 titik, diikuti Riau 7 titik, Sumatra Selatan 5 titik, Lampung 4 titik, Jambi 2 titik, dan Kepulauan Riau 1 titik.

Sementara itu, Papua mencatat 179 titik panas dengan konsentrasi terbesar di Papua Selatan yang mencapai 144 titik. Wilayah lain seperti Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku juga terdeteksi memiliki titik panas, meski dengan tingkat kepercayaan rendah hingga sedang.

Daerah Rawan Karhutla yang Perlu Perhatian Khusus

BMKG memberikan perhatian khusus pada sebelas wilayah yang memiliki jumlah titik api signifikan, yaitu Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, serta lima provinsi di Kalimantan. Kondisi dinamika atmosfer yang kering disebut BMKG memudahkan penyebaran api di wilayah-wilayah tersebut.

"Mengingat jumlah titik api di Sumatera bagian tengah - selatan, di sebagian besar Kalimantan, dan di Papua bagian selatan yang cukup banyak, dan disertai dengan kondisi dinamika atmosfer yang kering dan memudahkan penyebaran api, maka perlu perhatian khusus di beberapa wilayah," tulis BMKG dalam laporan Monitoring dan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan per 20 Agustus 2026.

Kabut Asap Menyeberang ke Malaysia

Dampak karhutla yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menghasilkan kabut asap pekat di sejumlah lokasi, terutama di Kalimantan. BMKG mencatat sebaran asap bergerak ke arah barat-timur laut mengikuti arah angin yang umumnya bertiup dari tenggara ke barat laut-utara di Indonesia.

Intensitas kabut asap tersebut dilaporkan sudah mencapai negara tetangga, Malaysia, memperluas dampak lintas batas dari bencana lingkungan yang terjadi. Kondisi ini menegaskan urgensi penanganan karhutla yang tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat domestik, tetapi juga hubungan diplomatik dengan negara sekitar.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks