Pencarian

Basarnas Banda Aceh Perluas Pencarian Remaja 19 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Lhok Keutapang Aceh Besar

Senin, 24 Agustus 2026 • 18:12:32 WIB
Basarnas Banda Aceh Perluas Pencarian Remaja 19 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Lhok Keutapang Aceh Besar
Tim SAR gabungan memperluas area pencarian Juanda (19) yang hilang terseret arus di Pantai Lhok Keutapang, Aceh Besar, pada hari kedua operasi.

Tim SAR gabungan memasuki hari kedua mencari Juanda (19), warga Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, yang hilang terseret arus saat mandi di Pantai Lhok Keutapang, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (23/8) siang. Korban dilaporkan terseret arus saat hendak membersihkan diri sebelum meninggalkan lokasi perkemahan bersama tujuh temannya.

BANDA ACEH — Pencarian remaja yang hilang terseret arus di perairan Pantai Lhok Keutapang masih berlanjut hingga Senin (24/8). Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, mengatakan timnya telah membagi personel ke dalam dua kelompok untuk memperluas area penyisiran.

"Tim pertama menyisir perairan sejauh satu nautika mil ke arah barat menggunakan perahu karet RIB. Tim kedua fokus menyusuri garis pantai dan menerbangkan drone hingga radius satu kilometer dari titik terakhir korban terlihat," kata Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Senin.

Berawal dari Mandi Sebelum Pulang Berkemah

Korban diketahui berkemah di Pantai Lhok Keutapang bersama tujuh orang temannya. Rombongan berencana pulang pada Minggu (23/8) siang, dan korban sempat mandi di laut untuk membersihkan diri sebelum meninggalkan lokasi.

Nahas, arus laut tiba-tiba menyeret korban. Teman-temannya sempat berupaya memberikan pertolongan dengan melemparkan tali, namun usaha tersebut gagal dan korban akhirnya hilang terbawa arus.

Laporan kejadian ini diterima Kantor Basarnas Banda Aceh, yang kemudian langsung memberangkatkan tim penyelamat. Perjalanan menuju lokasi menggunakan perahu RIB memakan waktu sekitar 32 menit dari kantor Basarnas.

Pencarian Hari Pertama Terkendala Gelapnya Malam

Proses pencarian pada hari pertama berlangsung hingga menjelang malam, namun belum membuahkan hasil. Basarnas memutuskan untuk menghentikan sementara operasi dan melanjutkannya kembali pada Senin pagi dengan jangkauan area yang lebih luas.

Operasi SAR gabungan ini tidak hanya melibatkan personel Basarnas. Anggota Polri, TNI, komunitas radio RAPI, serta warga setempat turut serta dalam proses pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum juga ditemukan. Tim SAR masih berupaya maksimal untuk menemukan Juanda di perairan yang dikenal memiliki arus cukup deras tersebut.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks