Banda Aceh - Pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh kembali mencuri perhatian publik. M. Nasir Syamaun, yang baru sekitar setahun menjabat Sekda definitif, kini bergeser ke posisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh.
Posisi yang ditinggalkan Nasir untuk sementara dipercayakan kepada Taufik, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh. Penunjukan ini bukan sekadar rotasi birokrasi biasa.
Sekda memegang posisi strategis sebagai koordinator pemerintahan sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA). Karena itu, kemampuan membangun komunikasi dengan legislatif dan seluruh pemangku kepentingan menjadi harga mati.
Pesan Tegas dari Wakil Gubernur
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh memberikan pesan khusus kepada Taufik. "Selamat bekerja, jaga integritas, dan bangun komunikasi yang baik dengan mitra Pemerintah Aceh," kata Dek Fadh melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi, Senin (24/8/2026).
Taufik bukan nama asing dalam birokrasi Aceh. Ia pernah menjabat Kepala Dinas ESDM Aceh dan Pj Bupati Aceh Tenggara. Pengalaman panjang itu menjadi modal untuk menjalankan tugas barunya.
Ujian Awal: KUA-PPAS 2027 dan APBA Perubahan
Ramzi Murziqin, Dosen FISIP Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, menilai tantangan Taufik tidak ringan. Ujian awal yang paling krusial adalah mengawal pembahasan KUA-PPAS 2027 dan APBA Perubahan 2026.
Agenda tersebut menuntut koordinasi yang solid antara eksekutif dan legislatif. Taufik harus memastikan postur anggaran tersusun tepat waktu dan sesuai prioritas pembangunan Aceh.