Pencarian

SpaceX Bangun Starbase Rp 1.600 Triliun di Louisiana, Target Meluncur 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 • 14:31:02 WIB
SpaceX Bangun Starbase Rp 1.600 Triliun di Louisiana, Target Meluncur 2029
Gubernur Louisiana Jeff Landry bersama eksekutif SpaceX mengumumkan rencana pembangunan Starbase senilai Rp 1.600 triliun di Louisiana pada Selasa (25/8/2026).

ACEH — Gubernur Louisiana, Jeff Landry, bersama eksekutif SpaceX mengumumkan rencana ini pada Selasa (25/8/2026). SpaceX akan membangun lima kompleks peluncuran dengan total sepuluh landasan peluncuran di lokasi tersebut.

Fasilitas Raksasa untuk Misi Luar Angkasa

Starbase Louisiana dirancang sebagai kota luar angkasa mandiri. Selain landasan peluncuran, kompleks ini akan dilengkapi fasilitas produksi propelan, pembangkit listrik, area pemrosesan kendaraan, hingga perumahan bagi karyawan dan keluarga mereka.

Kapasitas tahunan fasilitas ini ditargetkan mencapai ribuan penerbangan Starship. Misi yang akan diluncurkan mencakup perjalanan ke orbit Bumi, Bulan, Mars, dan destinasi luar angkasa lainnya.

Mengapa Lokasi Ini Penting bagi SpaceX?

Pemilihan Louisiana bukan tanpa alasan. Posisi geografisnya memungkinkan roket Starship meluncur ke arah selatan menuju wilayah kutub. Lintasan ini ideal untuk menempatkan satelit pusat data "Starmind" milik SpaceX ke posisi orbit yang optimal.

Selain itu, kedekatan dengan sumber gas alam di wilayah tersebut menjadi nilai tambah. Gas alam merupakan bahan baku utama untuk memproduksi metana, bahan bakar roket Starship. Ini akan memangkas biaya logistik bahan bakar secara signifikan.

Pengumuman ini menyusul langkah besar perusahaan lainnya. SpaceX baru saja melakukan penawaran umum perdana (IPO) dan berencana membangun pabrik chip "Terafab" di Texas untuk memasok prosesor AI bagi divisi SpaceXAI. Chip tersebut merupakan komponen kunci dalam visi Musk untuk mengoperasikan pusat data AI di orbit.

Kutipan CEO SpaceX

"Kami sedang menyiapkan pembangunan spaceport yang sampai saat ini hanya ada di fiksi ilmiah," ujar CEO SpaceX, Elon Musk.

"SpaceX didirikan untuk mewujudkan masa depan di mana manusia bisa menjelajahi bintang-bintang. Ini hanya akan mungkin terjadi jika perjalanan ke luar angkasa menjadi rutinitas seperti naik pesawat terbang. Starbase Louisiana akan membuka masa depan itu," tambahnya.

Kontribusi untuk Lingkungan

Lahan Pecan Island sebelumnya dimiliki oleh Exxon Mobil. Perusahaan energi tersebut mengembalikan lahan ini ke negara bagian sebagai bagian dari penyelesaian tuntutan hukum terkait hilangnya daratan pesisir.

Dalam kesepakatan dengan Louisiana, SpaceX berkomitmen melakukan restorasi lingkungan secara ekstensif. Upaya tersebut mencakup pelestarian lahan rawa, perlindungan satwa liar, dan pembangunan sistem perlindungan badai. Proyek ini dijadwalkan memulai produksi pada 2027 dengan peluncuran perdana ditargetkan pada 2029.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks