Pencarian

Jam Alarm Mini Bertema Router Linksys WRT-54G Ini Bisa Dibuat Sendiri, Antenanya Berfungsi

Jumat, 28 Agustus 2026 • 11:17:31 WIB
Jam Alarm Mini Bertema Router Linksys WRT-54G Ini Bisa Dibuat Sendiri, Antenanya Berfungsi
Jam alarm berbentuk router Linksys WRT-54G karya Glen Akins menampilkan dua antena fungsional yang terhubung ke modul Wi-Fi internal untuk sinkronisasi waktu.

ACEH — Jam alarm berbentuk router klasik mungkin terdengar seperti pajangan meja biasa, tapi karya Glen Akins ini berbeda. Selain meniru desain ikonik router Linksys WRT-54G dari era 2000-an, dua antena di bagian belakangnya bukan sekadar hiasan—keduanya terhubung langsung ke modul Wi-Fi internal dan berfungsi menangkap sinyal untuk sinkronisasi waktu.

Akins membagikan seluruh detail teknis, termasuk daftar komponen (bill of materials), file cetak 3D, dan panduan perakitan di blog pribadinya. Proyek ini menyasar penggemar DIY dan pengguna yang ingin menghadirkan nuansa nostalgia teknologi di kamar tidur.

Spesifikasi Teknis dan Komponen Utama

Bagian otak dari jam alarm ini adalah Seeed Studio XIAO ESP32-S3, sebuah development board berukuran sangat kecil yang sudah mendukung konektivitas Wi-Fi. Board ini memiliki konektor khusus untuk antena eksternal, yang kemudian disalurkan keluar melalui bodi router.

Beberapa komponen kunci yang digunakan antara lain:

  • Mikrokontroler Seeed Studio XIAO ESP32-S3 dengan dukungan Wi-Fi dan pemrograman via Arduino IDE.
  • Carrier board khusus buatan Akins untuk memasang XIAO board di panel belakang casing.
  • Antarmuka QWIIC 5V dan konektor tombol fisik (push button) yang disolder di carrier board.
  • Casing hasil cetak 3D yang meniru bentuk asli Linksys WRT-54G.

Keputusan Desain yang Cerdas

Akins mengaku bagian tersulit bukanlah membuat casing, melainkan merakit komponen elektronik di ruang yang sangat sempit. Ia memilih XIAO ESP32-S3 karena ukurannya yang ringkas dan dukungannya terhadap Arduino, sehingga memudahkan proses kustomisasi firmware.

Tombol fisik yang terpisah dari board utama juga menjadi pilihan tepat. Tombol ini berfungsi untuk mengatur alarm, sementara koneksi internet digunakan untuk mengambil data waktu secara akurat. Dengan begitu, pengguna tidak perlu repot menyetel waktu secara manual setiap kali baterai habis.

Fungsi Antena dan Konektivitas

Salah satu detail yang paling menarik adalah antena router yang benar-benar berfungsi. Alih-alih menggunakan antena PCB internal yang biasa ditemukan di perangkat IoT, Akins memanfaatkan konektor IPEX pada XIAO board dan menghubungkannya ke antena eksternal yang dipasang di posisi yang sama seperti router asli.

Hasilnya, jam alarm ini tetap bisa menerima sinyal Wi-Fi dengan stabil meski berada di meja samping tempat tidur. Ini menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan pada proyek jam alarm DIY lain yang biasanya hanya mengandalkan modul RTC (Real-Time Clock) internal.

Cara Membuat dan Ketersediaan Panduan

Bagi yang tertarik membangun sendiri, Akins telah menyediakan panduan lengkap di blog Biker Glen. Panduan tersebut mencakup file STL untuk pencetakan 3D, skema rangkaian, dan langkah-langkah perakitan secara bertahap.

Seluruh komponen yang dibutuhkan dapat dibeli secara terpisah di toko elektronik umum atau platform seperti Seeed Studio. Estimasi biaya material tergantung pada harga masing-masing komponen di pasar lokal, namun secara umum proyek semacam ini bisa dibilang cukup terjangkau dibanding membeli jam alarm pintar komersial.

Proyek ini paling cocok untuk pengguna yang terbiasa dengan soldering dan pemrograman dasar. Jika Anda menyukai tantangan merakit perangkat keras sendiri dan ingin memiliki barang unik yang tidak dijual di pasaran, jam alarm router ini layak dicoba.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: xda-developers.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks