BANDA ACEH — Pengguna kendaraan listrik di Aceh bakal lebih mudah mengisi daya dalam waktu dekat. PLN UID Aceh memastikan lima unit SPKLU yang tersebar di tiga wilayah akan segera aktif setelah proses penyambungan jaringan rampung.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Aceh, Zulfan M. Jamil, menegaskan komitmen penuh perusahaan dalam mengawal proyek ini. "Infrastruktur SPKLU merupakan tulang punggung ekosistem kendaraan listrik. Kami berkomitmen penuh untuk mengawal proses penyambungan ini secara intensif," ujarnya di Banda Aceh, Senin (31/8).
Lokasi Prioritas: Hotel, Pusat Bisnis, dan Pusat Perdagangan
Penempatan SPKLU sengaja diarahkan ke kawasan komersial yang mudah diakses masyarakat. Di Banda Aceh, tiga titik disiapkan meliputi kawasan perhotelan dan pusat pertokoan di Beurawe, serta area sekitar Masjid Raya Baiturrahman.
Dua lokasi lain berada di pusat perdagangan Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe. Pemilihan titik ini dinilai strategis untuk mendukung perjalanan antarkota, bukan hanya mobilitas harian warga dalam kota.
PLN Gandeng VGreen, Daya Listrik 23-33 kVA Disiapkan
Pembangunan lima SPKLU itu merupakan hasil kolaborasi dengan PT VGreen Global Charging Station Investment Indonesia (VGreen). PLN menilai kemitraan dengan swasta menjadi kunci untuk memperluas infrastruktur kendaraan listrik di daerah.
Setiap lokasi akan mendapat pasokan listrik dengan kapasitas 23 kVA hingga 33 kVA. Perangkat pengisian daya yang digunakan memiliki kapasitas 20 kW hingga 30 kW dan mengadopsi sistem arus searah (Direct Current/DC) agar proses pengisian lebih cepat.
Zulfan menyebut keandalan pasokan listrik menjadi fondasi utama transportasi berbasis listrik. "Kami menyadari bahwa operasional kendaraan listrik sangat bergantung pada keandalan pasokan listrik. Karena itu, sinergi PLN dengan mitra strategis akan terus diperkuat," kata dia.
Harapan Baru bagi Transisi Energi Aceh
Keberadaan SPKLU di titik-titik ramai diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap kendaraan listrik. "Dengan tersedianya fasilitas pengisian daya di lokasi-lokasi strategis, kami berharap masyarakat semakin nyaman dan yakin untuk menggunakan kendaraan listrik," ujar Zulfan.
Percepatan ini juga selaras dengan target pemerintah menuju emisi nol bersih. PLN memastikan koordinasi teknis di lapangan terus berjalan agar kelima SPKLU dapat beroperasi tanpa hambatan dan segera melayani pengguna kendaraan listrik di Aceh. []