Pencarian

Destry Damayanti Ditetapkan Jadi Gubernur BI, Bawa Konsep Kebijakan 3I dan 1S

Selasa, 01 September 2026 • 16:34:31 WIB
Destry Damayanti Ditetapkan Jadi Gubernur BI, Bawa Konsep Kebijakan 3I dan 1S
Destry Damayanti resmi ditetapkan sebagai Gubernur Bank Indonesia, menjadi perempuan pertama yang memimpin bank sentral dalam sejarah Indonesia.

ACEH

Perempuan Pertama di Kursi Gubernur BI

Penunjukan ini mengukuhkan posisi Destry yang sebelumnya dipercaya sebagai Pejabat Gubernur Sementara (Pjs) BI sejak 27 Juli 2026, menyusul mundurnya Perry Warjiyo. Ia tercatat sebagai perempuan pertama yang memimpin bank sentral sepanjang sejarah Indonesia.

Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, menegaskan proses seleksi telah berjalan sesuai mekanisme. Sebelumnya, uji kelayakan terhadap Destry digelar pada Rabu (26/8), sementara seleksi calon deputi gubernur dilakukan sehari setelahnya.

"Dengan terpilihnya calon Gubernur, calon Deputi Gubernur Senior, dan calon Deputi Gubernur Bank Indonesia yang sudah dipilih dan ditetapkan tersebut, diharapkan dapat mendorong Bank Indonesia bekerja lebih fokus dan terarah," ujar Misbakhun.

Konsep 3I dan 1S: Strategi Baru Kendalikan Eksternal

Saat menjalani fit and proper test, Destry memperkenalkan kerangka kebijakan bernama 3I dan 1S. Tiga aspek utama dalam konsep 3I adalah impactful, inklusif, dan integrasi. Sementara 'S' merujuk pada sinergi yang menjadi pilar dalam setiap langkah kebijakan.

"Sinergi bukan hanya tentang bekerja bersama, tetapi tentang menyatukan kekuatan, saling melengkapi, dan melangkah seirama untuk mencapai hasil yang lebih baik daripada yang dapat diraih kalau kita bekerja sendirian," jelas Destry di hadapan Komisi XI DPR.

Prioritas kebijakan yang ditawarkan berfokus pada penguatan bauran kebijakan untuk merespons tekanan eksternal, nilai tukar, dan inflasi. Dari sisi moneter, suku bunga akan diarahkan secara pre-emptive dan forward-looking untuk menjaga stabilitas rupiah. Langkah stabilisasi juga akan diperkuat melalui smart intervention.

Di sektor makroprudensial, Destry menekankan kebijakan yang pro-pertumbuhan namun tetap hati-hati. Berbagai instrumen akan dioptimalkan untuk mendorong pembiayaan ke sektor prioritas. Sementara di sistem pembayaran, digitalisasi melalui QRIS akan terus dilanjutkan untuk mempercepat ekonomi digital yang aman dan inklusif.

Rekam Jejak Ekonom dan Atlet Tenis Junior

Perempuan kelahiran Jakarta, 1963 ini memiliki rekam jejak panjang di sektor keuangan. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan Master of Science dari Cornell University, Amerika Serikat. Kariernya dimulai sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia (2000-2003), lalu menjadi peneliti di Fakultas Ekonomi UI.

Karier perbankannya solid: Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas (2005-2011), Kepala Ekonom Bank Mandiri (2011-2015), hingga Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2015-2019. Ia kemudian dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 2019 dan kembali dipercaya untuk periode kedua pada 2024.

Sebelum berkecimpung di dunia ekonomi, Destry ternyata pernah menekuni dunia olahraga sebagai atlet tenis junior Indonesia. Ia sempat berlaga di kejuaraan nasional (kejurnas) tenis kategori usia di bawah 10 tahun di Malang, hingga kompetisi PON dan SEA Games untuk level senior. Namun, panggung ekonomi akhirnya memenangkan pilihan hidupnya dibandingkan lapangan tenis.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks