BANDA ACEH — KONI Kota Banda Aceh bergerak cepat membentuk tim khusus untuk merekrut atlet dan pelatih voli. Tim yang dibentuk langsung mengetes pemain dan berhasil mengumpulkan 11 atlet untuk dua regu, yakni putra dan putri indoor.
Ketua Umum KONI Kota Banda Aceh, H. Heri Julius, S.Sos, MM, mengatakan keputusan ini merupakan tindak lanjut dari surat arahan KONI Aceh. Instruksi tersebut keluar karena kepengurusan voli di tingkat provinsi maupun kota tengah bermasalah.
Alasan KONI Aceh Turun Tangan
"Pra Pora akan digelar pada 7 September ini," kata Heri Julius di ruang kerjanya, Banda Aceh, Jumat (4/9/2026). Menurutnya, idealnya setiap cabang olahraga memiliki kepengurusan yang aktif di tingkat provinsi dan kota.
Namun, kondisi kepengurusan voli saat ini dinilai tidak sehat. Jika dibiarkan, atlet Banda Aceh berpotensi absen dari ajang bergengsi antar-kabupaten/kota se-Aceh tersebut.
"Kita tidak intervensi ke pengurus. Kita hanya menindaklanjuti arahan KONI Provinsi. Jadi untuk sementara, KONI Kota Banda Aceh mengambil alih cabor voli untuk mengikuti Pra Pora," ujar Heri.
Rekrutmen Kilat: 11 Atlet Langsung Lolos
Begitu menerima instruksi, Heri menunjuk Hendri Mustaqim sebagai koordinator tim. Hendri didampingi Zaki, Mahdani, dan Wanda yang masing-masing menjabat sebagai Wakil Ketua dan Sekretaris KONI Kota Banda Aceh.
Tim langsung bekerja mencari pemain dan pelatih. Berdasarkan informasi dari dua pelatih, Jufrizal dari Bank Aceh dan Dariati dari Pengurus Pengprov PBVSI, dilakukan pengetesan terhadap atlet hingga terbentuk dua tim.
"Semua hasil rekrutmen langsung lolos, tidak dilakukan seleksi lagi. Kebutuhan 12 atlet, yang mendaftar 11, jadi semuanya ikut. Kami sangat terbuka bagi atlet yang sudah terdaftar di PBVSI maupun belum," jelas Hendri Mustaqim.
Target Lolos ke Pora Aceh Jaya
Dengan waktu persiapan kurang dari sepekan, KONI Kota Banda Aceh mengaku optimistis tim voli binaannya bisa melaju ke Pora yang akan digelar di Aceh Jaya. Heri Julius menyebut pihaknya terus memantau langsung perkembangan latihan tim.
"Kami mendengar dari laporan bahwa tim yang dibentuk ini bisa lolos Pra Pora. Makanya hari ini Ketua dan tim KONI Kota Banda Aceh turun ke lapangan melihat langsung perkembangan," ujar Heri.
Hendri menambahkan, kerja keras selama lima hari dalam merekrut pelatih dan atlet diharapkan menghasilkan tiket menuju Pora Aceh Jaya. "Insya Allah dapat lolos ke Pora Aceh Jaya. Jika sukses, ini juga membawa nama harum KONI Kota Banda Aceh," tutupnya.
Meski demikian, Heri belum memastikan apakah pembinaan voli untuk menghadapi Pora nantinya tetap dipegang KONI Kota Banda Aceh atau dikembalikan kepada pengurus cabang olahraga yang baru.