Pencarian

Wali Kota Banda Aceh Illiza Raih Penghargaan Penggerak Inovasi Daerah dari SMSI Aceh, Ini 5 Program Unggulannya

Selasa, 08 September 2026 • 05:01:01 WIB
Wali Kota Banda Aceh Illiza Raih Penghargaan Penggerak Inovasi Daerah dari SMSI Aceh, Ini 5 Program Unggulannya
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Banda Aceh, Muhammad Zubir, menerima penghargaan Penggerak Inovasi Daerah dari SMSI Aceh atas lima program unggulan Pemko Banda Aceh.

BANDA ACEH — Penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni. SMSI Aceh menilai Pemko Banda Aceh konsisten meluncurkan program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, dari layanan kesehatan hingga pelestarian budaya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kadiskominfotik) Banda Aceh, Muhammad Zubir, menyebut penghargaan ini milik seluruh warga dan jajaran pemerintahan kota. Ia menegaskan kelima program inovasi itu dirancang untuk menjawab persoalan warga secara nyata.

"Penghargaan ini milik seluruh warga dan jajaran pemerintahan kota. Kelima program inovasi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan warga secara nyata — mulai dari pengembangan potensi masyarakat, layanan kesehatan yang semakin dekat, pelestarian budaya, hingga peningkatan kualitas lingkungan kota. Semoga ini menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan terobosan yang bermanfaat," ujar Muhammad Zubir, Senin (9/5/2026).

Lima Program Unggulan yang Menjadi Penilaian

Ada lima program yang menjadi sorotan dewan juri. Masing-masing menyasar sektor berbeda dengan pendekatan yang tidak biasa.

  • Banda Aceh Academy — wadah pengembangan potensi masyarakat lewat pendidikan dan keterampilan.
  • Puskemas Keliling — layanan kesehatan bergerak yang menjemput warga di permukiman.
  • Seniman Masuk Sekolah — upaya pelestarian budaya lewat interaksi langsung seniman dengan pelajar.
  • Dokter Saweu Sikula — pemeriksaan kesehatan rutin ke sekolah-sekolah.
  • Kota Parfum — penetapan identitas kota yang mengangkat potensi khas Banda Aceh.

Komitmen Keberlanjutan dan Kolaborasi

Zubir mengatakan, jajaran Pemko Banda Aceh tidak akan berhenti di titik ini. Ke depan, jangkauan dan kualitas kelima program tersebut akan terus diperluas agar manfaatnya dirasakan merata.

Ia optimistis inovasi yang sudah berjalan tidak berhenti sesaat. Targetnya, program ini menjadi fondasi pembangunan kota yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Pemko Banda Aceh juga membuka ruang partisipasi bagi masyarakat, pelaku usaha, dan lembaga pendidikan untuk mengembangkan ide baru. Kolaborasi lintas sektor dinilai kunci agar Banda Aceh tidak hanya unggul dalam pelayanan publik, tetapi juga menjadi rujukan daerah lain dalam menghadirkan inovasi yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: waspada.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks