BANDA ACEH — Total jemaah haji asal Aceh yang meninggal dunia selama menjalani ibadah di Arab Saudi kini mencapai 13 orang. Angka ini mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir seiring masih berlangsungnya puncak musim haji 1446 Hijriah.
Penyebab Kematian Didominasi Penyakit Kardiovaskular
Berdasarkan data sementara yang dihimpun Dinas Kesehatan Aceh, mayoritas jemaah yang wafat memiliki faktor risiko tinggi. Sebagian besar dari mereka adalah lansia dengan komorbid seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung koroner.
“Penyebab utama kematian adalah serangan jantung mendadak dan gagal ginjal akut. Kondisi cuaca ekstrem di Makkah dan Madinah juga memperberat kondisi fisik mereka,” demikian laporan dari petugas kesehatan kloter haji Aceh.
Petugas Kesehatan Siaga 24 Jam di Sektor Maktab
Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dari Provinsi Aceh telah meningkatkan kewaspadaan. Mereka berjaga di sektor Maktab dan sekitar Masjidil Haram untuk memberikan pelayanan cepat bagi jemaah yang mengalami kelelahan atau gejala sakit serius.
Layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemberian oksigen, hingga rujukan darurat ke Rumah Sakit Arab Saudi. Petugas juga mengingatkan jemaah untuk tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunnah di luar kemampuan fisik.
Siapa Saja yang Paling Berisiko?
Jemaah berusia di atas 65 tahun dengan riwayat penyakit penyerta menjadi kategori paling rentan. Dinas Kesehatan Aceh mencatat bahwa belasan jemaah lainnya juga masih menjalani perawatan intensif di klinik-klinik sektor akibat kelelahan berat dan dehidrasi.
Bagaimana Proses Pemulasaraan Jemaah yang Wafat?
Seluruh jemaah yang meninggal akan menjalani prosesi sesuai syariat Islam di Tanah Suci. Pemerintah melalui Kantor Urusan Haji (KUH) Daerah Kerja Makkah menangani langsung administrasi, pengurusan jenazah, hingga pemakaman di pemakaman khusus jemaah haji Indonesia.
Keluarga di Aceh akan mendapatkan pemberitahuan resmi melalui Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota masing-masing. Proses ini melibatkan koordinasi antara petugas haji di Arab Saudi, pihak maskapai, dan dinas terkait di daerah.
Berapa Total Jemaah Haji Aceh Tahun Ini?
Provinsi Aceh memberangkatkan ribuan jemaah pada musim haji tahun ini. Sebagian besar tergabung dalam kloter awal yang telah tiba di Makkah sejak akhir bulan lalu. Proses pemulangan jemaah dijadwalkan mulai pekan depan secara bertahap melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang.
Apa Saran Dinkes bagi Jemaah yang Masih Aktif Beribadah?
Dinas Kesehatan Aceh mengimbau seluruh jemaah yang masih berada di Tanah Suci untuk rutin mengonsumsi air putih, tidak menunda konsumsi obat rutin, dan segera melapor ke petugas jika merasakan gejala seperti sesak napas, nyeri dada, atau pusing berat. “Kesehatan fisik adalah prioritas utama. Ibadah bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh,” tegas pihak Dinkes.