ACEH SINGKIL — Prakirawan cuaca BMKG Aceh, Betsi, menyebutkan hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Gayo Lues, Pidie, Subulussalam, dan Nagan Raya. Sementara itu, hujan ringan diprediksi turun di Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Langsa, Pidie Jaya, dan Simeulue.
Angin Kencang 15–25 Knot Ancam Lima Wilayah
BMKG mengingatkan potensi angin kencang dengan kecepatan 15 hingga 25 knot di lima daerah, yakni Aceh Besar, Sabang, Banda Aceh, Aceh Tengah, dan Gayo Lues. Secara umum, angin bertiup dari arah tenggara hingga utara dengan kecepatan berkisar 2–25 knot.
Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan pohon tumbang, tiang listrik roboh, dan kerusakan bangunan ringan. "Jika terjadi angin kencang, sebaiknya segera menghindar dari pohon besar, tiang listrik, dan bangunan yang terlihat rawan tumbang agar terhindar dari bahaya tertimpa," ujar Betsi dalam keterangan resminya.
Gelombang Laut Capai 2,5 Meter, Nelayan Diimbau Tak Melaut
Untuk kondisi perairan, BMKG mencatat gelombang di perairan Aceh umumnya tenang hingga sedang dengan tinggi 0,1–2,5 meter. Gelombang tertinggi, yakni 1,25–2,5 meter, berpeluang terjadi di sejumlah titik rawan.
Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi perairan Sabang–Banda Aceh, Aceh Besar–Meulaboh, Aceh Barat–Simeulue, perairan selatan Simeulue, perairan Aceh Singkil–Pulau Banyak, Selat Malaka bagian utara, serta Samudra Hindia barat Aceh. Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut diminta tidak memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca memburuk.
Lima Titik Panas Terdeteksi, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
BMKG juga mendeteksi lima titik panas (hotspot) di Provinsi Aceh. Sebarannya meliputi satu titik di Aceh Jaya, dua titik di Aceh Selatan, satu titik di Bireuen, dan satu titik di Lhokseumawe. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, terutama di musim kemarau yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.
Tips Aman Hadapi Cuaca Buruk: Jauhi Sungai dan Tunda Perjalanan
BMKG mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan atau berkendara ketika hujan turun. Kondisi hujan dapat mengurangi jarak pandang di jalan dan membuat permukaan jalan menjadi licin, sehingga risiko kecelakaan meningkat.
"Apabila hujan berlangsung cukup lama, disarankan untuk segera berlindung di tempat yang kokoh dan aman. Masyarakat sebaiknya menunda perjalanan apabila cuaca sedang buruk dan menjauh dari area dekat sumber air seperti sungai dan pantai untuk mengantisipasi potensi banjir maupun gelombang tinggi," pungkas Betsi.
Untuk informasi cuaca terkini, masyarakat dapat memantau perkembangan melalui situs resmi BMKG dan akun media sosial Info BMKG.