Pencarian

Wakil Wali Kota Banda Aceh Buka Pelatihan 40 Kader Ulama, Bekali Dakwah Bijak di Media Sosial

Kamis, 09 Juli 2026 • 23:08:01 WIB
Wakil Wali Kota Banda Aceh Buka Pelatihan 40 Kader Ulama, Bekali Dakwah Bijak di Media Sosial
Wakil Wali Kota Banda Aceh membuka pelatihan kader ulama untuk dakwah bijak di media sosial.

BANDA ACEH — Afdhal menekankan bahwa tantangan dakwah saat ini tidak lagi terbatas pada ruang fisik. Menurutnya, ruang digital justru menjadi medan baru yang harus diisi dengan konten positif dan edukatif oleh para calon ulama.

“Tawadhu menjaga jari di media sosial dengan menghindari unggahan yang melanggar hukum adat maupun syariat Islam. Hindari pula komentar negatif yang dapat memancing perdebatan berkepanjangan karena hal itu dapat merusak citra diri sendiri maupun orang lain,” ujar Afdhal dalam sambutannya, Selasa (7/7/2026).

Mengapa Kader Ulama Perlu Melek Digital?

Pelatihan bertema “Membangun Kader Ulama Ahlussunnah Wal Jamaah di Era Digitalisasi” ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. Afdhal menambahkan, perkembangan teknologi digital menuntut para ulama dan calon ulama untuk berdakwah secara adaptif tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin.

Pemerintah Kota Banda Aceh, kata dia, tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. Penguatan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman menjadi bagian penting dari visi dan misi daerah.

Bukan Sekadar Pelatihan, Ada Orientasi Lapangan

Ketua MPU Kota Banda Aceh menyebutkan bahwa program ini merupakan amanat peraturan perundang-undangan di Aceh. Pelatihan berlangsung selama dua hari, 7–8 Juli 2026, dan akan dilanjutkan dengan orientasi lapangan pada 9 Juli 2026 ke Dayah di Calang, Aceh Jaya.

MPU berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi ulama yang memiliki kapasitas keilmuan, integritas, dan mampu menjawab tantangan zaman. Turut hadir dalam pembukaan perwakilan RRI Banda Aceh, Kepala Badan Dayah Kota Banda Aceh, staf ahli, para guru dayah, serta perwakilan lembaga pendidikan lainnya.

Nilai Islami Jadi Pondasi Pembangunan Kota

Dalam sambutannya, Afdhal mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi menjaga dan membangun Banda Aceh dengan nilai-nilai Islami. “Nilai-nilai keislaman menjadi bagian penting dari visi dan misi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menegakkan syariat Islam di kota yang kita banggakan ini,” tegasnya.

Pemko Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan MPU, ulama, dan masyarakat dalam memperkuat implementasi syariat Islam serta membangun generasi berakhlak mulia di era digital.

Bagikan
Sumber: acehnow.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks