BIREUEN — Hari pertama masuk tahun ajaran 2026/2027 di SD Negeri 19 Juli, yang berlokasi di KM 33 perbatasan Bireuen-Bener Meriah, berlangsung berbeda. Puluhan siswa baru yang datang diantar orang tua langsung disambut dengan pemberian tas sekolah di halaman sekolah.
Dua Tahun Berturut-turut, Agenda Ini Jadi Rutin Tahunan
Kepala SDN 19 Juli, Ismadi S.Pd, mengatakan pembagian tas sekolah khusus untuk siswa baru tersebut sudah berjalan dua tahun terakhir. Pihaknya berencana menjadikannya agenda rutin tahunan.
“Alhamdulillah, hari ini kami membagikan tas sekolah untuk siswa-siswa baru SDN 19 Juli. Kita harapkan, semoga anak-anak semakin termotivasi dalam belajar,” ujar Ismadi saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, sekolah yang berada di kawasan terpencil itu memiliki tantangan tersendiri dalam proses belajar mengajar. Pemberian tas menjadi salah satu upaya menjaga semangat anak didik mengikuti pembelajaran sejak hari pertama.
Komite Sekolah dan Aparatur Desa Turut Mendampingi
Pantauan di lapangan, penyerahan tas sekolah turut didampingi komite sekolah dan aparatur desa. Sejumlah orang tua atau wali siswa yang mengantar putra-putri mereka tampak menyaksikan langsung momen tersebut.
Ketua Komite SDN 19 Juli, Suheri, memberikan apresiasi tinggi kepada pihak sekolah atas inisiatif itu. Ia menilai langkah tersebut menjadi bukti kepedulian kepala sekolah terhadap peserta didik di wilayah perbatasan.
“Kami berharap, semoga semakin banyak terobosan positif yang terus dilakukan pihak sekolah, demi kemajuan pendidikan anak-anak kita di Sukatani ini,” kata Suheri.
Dinas Pendidikan Bireuen Dorong Inovasi Serupa di Sekolah Lain
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Dr Muslim M.Si, menanggapi positif kegiatan tersebut. Ia mendorong setiap sekolah, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP, untuk terus berinovasi mengembangkan dunia pendidikan.
“Kita mendorong setiap sekolah, melakukan inovasi-inovasi yang mampu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Kami sangat menghargai inisiatif SDN 19 Juli yang peduli terhadap para siswa baru ini,” jelas Muslim saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Pembagian tas sekolah itu diharapkan tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak di kawasan terpencil untuk menuntut ilmu hingga jenjang lebih tinggi.