Seorang guru mengaji di Desa Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Katratunida, kini menempati rumah baru setelah huniannya yang tidak layak huni (RTLH) direhabilitasi total oleh jajaran TNI AD. Proses renovasi rumah berukuran 6 x 6 meter itu rampung 100 persen setelah dikerjakan secara gotong-royong selama 18 hari.
LHOKSEUMAWE — Rumah Katratunida di Desa Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, sebelumnya nyaris tak layak dihuni. Atapnya bocor di berbagai sudut, sementara dinding bangunan sudah lapuk dimakan usia. Kini, setelah melalui proses rehabilitasi total oleh TNI AD, bangunan tersebut berubah menjadi hunian layak dengan dua kamar tidur, ruang tamu, dan satu kamar mandi di bagian luar.
Danramil 02/Kuta Makmur Letda Inf Andriyanto mengatakan, proses pengerjaan fisik rumah tersebut dikebut secara bergotong-royong hingga tuntas. "Rumahnya yang sebelumnya tidak layak huni (RTLH) kini telah selesai direhabilitasi total oleh jajaran TNI AD hingga rampung 100 persen," kata Andriyanto di Aceh Utara, Selasa.
Katratunida: Rasanya Seperti Mimpi
Katratunida mengaku tak menyangka proses pembangunan rumahnya berjalan begitu cepat. Ia bersama suami dan kedua anaknya sudah mulai menempati rumah baru yang jauh lebih layak, aman, dan nyaman.
"Rasanya seperti mimpi. Tiba-tiba rumah kami dibangun dan sekarang sudah selesai 100 persen. Dulu rumah kami tidak layak huni, banyak yang bocor di mana-mana dan dindingnya juga sudah lapuk," ungkapnya.
Arahan Danrem 011/Lilawangsa
Letda Inf Andriyanto menjelaskan, aksi sosial ini merupakan tindak lanjut arahan Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran yang sempat berkunjung ke lokasi beberapa waktu lalu. Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara bergotong-royong oleh personel TNI AD hingga rumah siap dihuni.
Katratunida menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Haji Eko Setiawan bin Katoh atas perhatian besar bagi keluarganya.
"Sekarang kami sekeluarga sudah memiliki rumah. Saya bisa melihat tawa anak-anak dan mereka bisa tumbuh di rumah yang lebih layak. Semoga kebaikan ini menjadi keberkahan bagi bapak KSAD dan Haji Eko Setiawan, baik di dunia maupun di akhirat," demikian Katratunida.