Pencarian

Wali Kota Banda Aceh Ajak Para Ayah Antar Anak ke Sekolah di Hari Pertama, Bentuk Kenangan Manis Pendidikan

Senin, 13 Juli 2026 • 16:54:31 WIB
Wali Kota Banda Aceh Ajak Para Ayah Antar Anak ke Sekolah di Hari Pertama, Bentuk Kenangan Manis Pendidikan
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengajak para ayah mengantar anak ke sekolah pada hari pertama untuk membentuk kenangan manis pendidikan.

BANDA ACEH — Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melontarkan ajakan yang tak biasa di hari pertama sekolah. Ia meminta para ayah, bukan hanya ibu, untuk turun tangan mengantar anak ke sekolah. Menurutnya, momen itu adalah investasi emosional yang tak ternilai.

"Kami mengajak para ayah untuk mengantar anak-anaknya ke sekolah pada hari pertama, ini akan menjadi kenangan bagi mereka untuk menunjukkan kepedulian orang tua terhadap pendidikan anak," kata Illiza di Banda Aceh, Senin.

Tak Ada Tangis di Hari Pertama Sekolah

Dalam pemantauannya di SD Negeri 27 Banda Aceh, Illiza mengaku lega. Tidak ada satu pun siswa baru yang menangis, baik dari jenjang TK maupun kelas satu SD. Sebaliknya, anak-anak tampak optimis dan mandiri.

"Alhamdulillah tidak ada yang menangis, baik anak TK maupun siswa kelas satu SD. Mereka terlihat optimis dan mandiri. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk mewujudkan generasi emas 2045," ujar Illiza.

64 Siswa Baru Siap Beradaptasi di SD Negeri 27

Kepala SD Negeri 27 Banda Aceh, Siti Amra, melaporkan bahwa sekolahnya menerima 64 siswa baru. Jumlah tersebut terbagi ke dalam dua rombongan belajar, masing-masing berisi 32 siswa.

Pada hari pertama MPLS, kegiatan diawali dengan penyambutan siswa baru. Setelah itu, sekolah memperkenalkan para guru dan tenaga pendidik agar anak-anak lebih cepat beradaptasi. "MPLS ini bukan hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi guru juga dapat mengenal potensi siswa, sehingga kegiatan belajar mengajar ke depan bisa berjalan lancar," pungkas Siti Amra.

Persiapan Matang Sejak Jauh Hari

Siti Amra menambahkan, seluruh rangkaian MPLS sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Mulai dari administrasi, kesiapan lingkungan sekolah, hingga pemantauan ketat dari Dinas Pendidikan Banda Aceh. Pihaknya berharap MPLS tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi ajang bagi guru untuk mengenali karakter dan gaya belajar setiap siswa.

Ajakan Wali Kota ini sejalan dengan gerakan serupa di daerah lain. Sebelumnya, Pemerintah Aceh juga mengimbau hal yang sama, dan Pemkab Nagan Raya bahkan memperbolehkan ASN terlambat kerja demi mengantar anak di hari pertama sekolah.

Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks