Pencarian

Prabowo Panggil Dirut Agrinas, Kepala Bulog, dan Hasan Nasbi ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 15 Juli 2026 • 22:02:01 WIB
Prabowo Panggil Dirut Agrinas, Kepala Bulog, dan Hasan Nasbi ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Bulog, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi ke Istana Kepresidenan, Senin.

ACEH — Pemanggilan mendadak ini mengindikasikan percepatan realisasi program koperasi desa yang sempat menjadi salah satu janji kampanye Prabowo. Meski belum ada pernyataan resmi dari presiden, kehadiran tiga tokoh kunci di sektor pangan dan komunikasi memberikan gambaran awal tentang arah kebijakan tersebut.

Kepala Bulog dan Dirut Agrinas Jadi Garda Depan

Kepala Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, menjadi salah satu peserta yang paling awal tiba. Mengenakan kemeja putih dan celana hitam, ia tiba di kompleks Istana Kepresidenan pada pukul 15.05 WIB.

"Kami diundang rapat hari ini dari Istana dengan pak Menko terkait koperasi desa merah putih," ujar Rizal singkat kepada wartawan di lokasi. Kehadirannya memperkuat dugaan bahwa Bulog akan menjadi salah satu mitra strategis dalam rantai pasok dan distribusi hasil bumi koperasi desa.

Berselang beberapa menit, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, juga terlihat memasuki area istana. Perusahaan plat merah yang bergerak di sektor pangan ini kemungkinan besar akan ditugaskan sebagai offtaker atau penjamin serapan hasil produksi dari koperasi-koperasi desa yang akan dibentuk.

Hasan Nasbi: Detail Program Masih Dikaji

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, turut hadir dan mengonfirmasi agenda utama pertemuan. Ia mengakui belum mengetahui secara detail skema operasional dari Koperasi Desa Merah Putih.

"Agenda rapat hari ini membahas tentang koperasi Desa merah putih tapi detailnya saya belum tahu," kata Hasan saat ditemui di Istana. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa program tersebut masih dalam tahap pembahasan awal atau penyempurnaan konsep sebelum diluncurkan ke publik.

Kehadiran Hasan Nasbi sendiri menjadi penting sebagai jembatan komunikasi publik, mengingat program koperasi desa kerap menuai pertanyaan terkait tata kelola dan potensi tumpang tindih dengan koperasi yang sudah ada di bawah Kementerian Koperasi dan UKM.

Langkah Strategis atau Sekadar Konsolidasi?

Belum diketahui secara pasti apakah rapat ini merupakan tindak lanjut dari instruksi presiden sebelumnya atau bagian dari rangkaian finalisasi kebijakan. Namun, pemanggilan yang dilakukan secara tertutup dan tanpa pengumuman publik sebelumnya menunjukkan bahwa pemerintah ingin menyelesaikan detail teknis terlebih dahulu.

Pengamat kebijakan publik menilai program Koperasi Desa Merah Putih bisa menjadi instrumen pengentasan kemiskinan di pedesaan jika dirancang dengan tepat. Namun, tantangan klasik seperti tata kelola, transparansi, dan kompetensi pengurus koperasi menjadi catatan yang harus diantisipasi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Menteri Koordinator atau Sekretaris Kabinet mengenai hasil rapat dan jadwal peluncuran resmi program tersebut. Istana dipantau masih akan terus dikunjungi oleh jajaran menteri lainnya dalam waktu dekat.

Bagikan
Sumber: nasional.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks