ACEH — Direksi INALUM yang dipimpin Direktur Utama Melati Sarnita menemui Kepala Kejati Sumut di Medan, Selasa (7/1/2026). Pertemuan itu bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan penegasan komitmen agar setiap program perusahaan berjalan sesuai koridor hukum.
Pendampingan Hukum untuk Proyek Raksasa
Melati menyampaikan apresiasi atas pendampingan hukum yang selama ini diberikan Kejati Sumut. Dukungan itu mencakup pengawalan proyek strategis hingga pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi.
“Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi dalam mendukung operasional perusahaan yang akuntabel serta selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Melati dalam keterangan resmi.
INALUM, sebagai satu-satunya perusahaan peleburan aluminium di Indonesia, tengah menggarap sejumlah proyek hilirisasi dan pengembangan kapasitas produksi. Tanpa pengawasan hukum yang ketat, proyek-proyek semacam itu rawan diselewengkan.
Komitmen BUMN Bersih di Sumut
Dalam kesempatan yang sama, Melati menyerahkan cenderamata sebagai simbol kemitraan kedua lembaga. Ia menegaskan, perusahaan bertekad membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas bersama aparat penegak hukum.
“Komitmen ini diharapkan dapat memperkuat posisi dan kontribusi INALUM sebagai BUMN bagi negara dan masyarakat,” jelasnya.
Kejati Sumut menyambut positif langkah tersebut. Pihak kejaksaan menyatakan siap terus mendampingi agar setiap program INALUM memberikan manfaat optimal bagi pembangunan di Sumatera Utara, tanpa melanggar aturan.
Langkah INALUM ini menjadi contoh bagaimana BUMN strategis tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan aparat hukum sejak awal diharapkan meminimalkan risiko korupsi yang kerap menghantui proyek-proyek besar di Indonesia.