Pencarian

Keuchik Geulumpang Payong Minta Pelaku Usaha di Jalan Tgk Alian Sediakan Tempat Sampah, Kawasan Dekat Pendopo Bupati Abdya Kumuh

Senin, 03 Agustus 2026 • 14:38:01 WIB
Keuchik Geulumpang Payong Minta Pelaku Usaha di Jalan Tgk Alian Sediakan Tempat Sampah, Kawasan Dekat Pendopo Bupati Abdya Kumuh
Keuchik Geulumpang Payong meninjau tumpukan sampah di Jalan Tgk Alian, Blangpidie, Senin (3/8/2026).

BLANGPIDIE — Khairuddin, SH, Keuchik Gampong Geulumpang Payong, menyoroti langsung kondisi Jalan Tgk. Alian yang berada di jantung Kecamatan Blangpidie. Menurutnya, pemandangan tumpukan sampah di pinggir jalan tersebut sangat kontras dengan status kawasan yang berdekatan dengan Pendopo Bupati Aceh Barat Daya.

“Jalan ini berada di kawasan strategis dan dekat dengan pendopo bupati. Tentu tidak elok jika yang terlihat justru tumpukan sampah. Kita harus menjaga wajah ibu kota kabupaten agar tetap bersih dan nyaman,” ujar Khairuddin, Senin (3/8/2026).

Tanggung Jawab Pelaku Usaha dan Warga

Khairuddin menegaskan persoalan sampah tidak bisa serta-merta dibebankan kepada pemerintah atau petugas kebersihan. Ia menilai kesadaran sebagian warga dan pemilik usaha dalam mengelola limbah masih rendah, sehingga sampah kerap berakhir berserakan di bahu jalan.

“Kami melihat masih ada warga maupun pelaku usaha yang membuang sampah bukan pada tempatnya. Akibatnya, sampah menumpuk di pinggir jalan dan membuat kawasan terlihat kumuh,” kata dia.

Desakan agar Usaha Punya Tempat Penampungan Sendiri

Langkah konkret yang diminta Keuchik adalah setiap pelaku usaha di sepanjang Jalan Tgk. Alian memiliki tempat penampungan sampah sementara di lokasi usahanya masing-masing. Dengan begitu, sampah tidak berceceran sebelum diangkut petugas sesuai jadwal.

“Setiap pelaku usaha harus memiliki tempat penampungan sampah sendiri. Setelah terkumpul, petugas kebersihan dapat mengangkutnya sesuai jadwal. Jangan membuang sampah begitu saja di pinggir jalan,” tegasnya.

Mengubah Pola Pikir Pengelolaan Sampah

Lebih jauh, Khairuddin mengingatkan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berpotensi memicu pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat. Ia mendorong adanya perubahan pola pikir dalam mengelola sampah sebagai tanggung jawab kolektif.

Ia pun berharap pemerintah daerah memperkuat edukasi pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan pembuangan liar. “Dengan adanya kesadaran bersama, lingkungan akan lebih bersih, sehat, dan indah. Kami berharap masyarakat maupun pelaku usaha dapat mendukung upaya ini demi kepentingan bersama,” pungkasnya.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: noa.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks