Pencarian

MAA Aceh Singkil Terjunkan 10 Tim ke 10 Sekolah, Tanamkan Adab dan Etika ke Pelajar

Senin, 31 Agustus 2026 • 22:26:01 WIB
MAA Aceh Singkil Terjunkan 10 Tim ke 10 Sekolah, Tanamkan Adab dan Etika ke Pelajar
Ketua MAA Aceh Singkil, H. Zakirun Pohan, memberikan amanat sebagai pembina upacara di UPTD SPF SMP Negeri 1 Gunung Meriah, Senin (31/8/2026).

SINGKIL — Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Singkil menggencarkan program pembinaan karakter bagi pelajar dengan mengunjungi sejumlah sekolah di wilayahnya. Sebanyak 10 tim diterjunkan ke 10 sekolah berbeda, dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, untuk menanamkan nilai-nilai adab dan etika sosial yang dinilai mulai terkikis pada generasi muda.

Ketua MAA Aceh Singkil, H. Zakirun Pohan, S.Ag., M.M., dalam amanatnya sebagai pembina Upacara Bendera di UPTD SPF SMP Negeri 1 Gunung Meriah, Senin (31/8/2026), menegaskan bahwa adab merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter. Menurutnya, ilmu setinggi apa pun tidak akan bermakna bila tidak dihiasi dengan adab yang baik.

"Ilmu yang tinggi tidak akan ada artinya jika tidak dihiasi dengan adab yang baik. Dan adab lebih tinggi daripada ilmu," tegas Zakirun di hadapan para siswa.

Apa Saja yang Diajarkan? Simak 3 Adab Dasar untuk Pelajar

Dalam kesempatan itu, Zakirun memaparkan tiga praktik adab sederhana yang bisa langsung diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun rumah.

1. Adab kepada Guru dan Orang Tua

Para siswa diminta untuk senantiasa menunjukkan rasa hormat dengan menyimak saat guru atau orang tua berbicara. Bertutur kata sopan dan tidak membantah menjadi kunci agar ilmu yang diperoleh mendatangkan keberkahan.

2. Adab kepada Teman Sebaya

Perilaku perundungan atau bullying, saling mengejek, dan penyebaran berita bohong harus dihindari. Menjaga perasaan sesama teman menjadi bagian penting dari etika sosial.

3. Adab terhadap Lingkungan Sekolah

Kepedulian terhadap kenyamanan bersama diwujudkan dengan menjaga kebersihan dan merawat fasilitas sekolah. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab moral seluruh warga sekolah.

Zakirun berharap para siswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki sopan santun dan kepedulian sosial yang tinggi. Kunjungannya ke SMP Negeri 1 Gunung Meriah didampingi anggota MAA lainnya, di antaranya Maksum Malau dan Ustaz Karmilin Munte.

Pesan untuk Para Guru: Ilmu yang Diajarkan Jadi Amal Jariah

Di lokasi berbeda, UPTD SPF SDN 1 Singkil mendapat kunjungan dari Sabri Party selaku pembina upacara yang didampingi Imam Badri. Sabri menyampaikan bahwa ilmu yang diperoleh anak akan menjadi amal jariah bagi para dewan gurunya.

"Sehingga didiklah anak-anak dengan suka duka meskipun bapak/ibu guru akan mendapat gelar sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Namun, surga akan menunggu bapak/ibu semua," ucapnya.

Daftar Sekolah yang Dikunjungi Tim MAA

Program yang menyasar 10 sekolah ini melibatkan jajaran pengurus MAA dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Berikut rincian sekolah dan koordinator yang bertugas:

  • SMP Negeri 1 Gunung Meriah: H. Zakirun Pohan (Ketua MAA) didampingi Maksum Malau dan Karmilin Munte.
  • SDN 1 Singkil: Sabri Party didampingi Imam Badri.
  • SMA Negeri 1 Singkil: Koordinator Sahbuddin MY, turut dihadiri Wakil Ketua I MAA Riwayanto, serta Asmuddin Neg, Amir Hasan, Masuddin Mawas, dan Rambut.
  • MAN Singkil: Darul Kutni, Zailani, Fajri, Yunus, Rahmadsyah, dan Ketua MAA Kecamatan Singkil.
  • SMA Negeri 1 Gunung Meriah: Koordinator Wakil Ketua II Sahbuddin SHB, bersama Aslym Combih dan Ustazah Zainab.
  • SMP Negeri 2 Gunung Meriah: H. Yusuf dan H. Buyung Adil.
  • SMA Negeri 1 Simpang Kanan: Yasuddin, Ismail Hery, Warniati, Bayani, dan Bangun HS.
  • SMA Negeri 1 Singkil Utara: H. Abd. Rahman, Yardi, Nurdianti, dan jajaran MAA Kecamatan Singkil Utara.
  • SMP Negeri 1 Singkohor: Sumarno dan jajaran MAA Kecamatan Singkohor.
  • SDN Danau Bungara: Hamzah Sarbaini dan jajaran MAA Kecamatan Kota Baharu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter berkelanjutan yang digagas MAA Aceh Singkil. Inisiatif ini lahir dari keprihatinan terhadap mulai lunturnya nilai-nilai adab di kalangan kawula muda akibat derasnya arus budaya luar yang masuk tanpa filter.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: waspada.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks