ACEH — Sena resmi mengumumkan APEX dan APEX PLUS sebagai lini terbaru sistem komunikasi sepeda motor kelas menengah. Diumumkan untuk pasar Eropa, kedua produk ini dirancang sebagai opsi praktis bagi pengendara yang tidak membutuhkan fitur berlebihan dari seri flagship.
Keputusan ini diambil untuk menjawab kebutuhan pengguna yang lebih mengutamakan konektivitas dasar dengan harga lebih bersahabat. Seri APEX standar melayani komunikasi dua arah, sementara varian PLUS mampu menampung hingga empat pengendara dalam satu grup.
Jangkauan 1,6 Km dan Baterai yang Bisa Dilepas
Sena mengklaim kedua perangkat ini punya jangkauan komunikasi hingga 1,6 kilometer di area terbuka. Untuk urusan daya tahan, APEX dan APEX PLUS dibekali waktu bicara intercom sampai 20 jam nonstop.
Yang menarik, baterainya kini bisa dilepas-pasang. Sistem bernama Modular Sandwich Battery ini mendukung tiga metode pengisian: dual battery charger bawaan dengan waktu 2,5 jam, kabel USB-C selama 2 jam, atau wireless charger bersertifikat Qi. Ini solusi praktis bagi pengendara yang kerap melakukan perjalanan jauh dan butuh baterai cadangan.
Bluetooth 6.0, Speaker HD 40mm, dan Tombol Ramah Sarung Tangan
Konektivitas mengandalkan Bluetooth 6.0 untuk panggilan telepon, streaming musik stereo, dan fungsi kontrol jarak jauh. Sena mempertahankan teknologi Mesh Intercom khusus untuk seri flagship 50 dan 60, sehingga APEX dan APEX PLUS tidak memiliki fitur tersebut.
Kualitas audio ditunjang speaker HD 40mm generasi kedua dengan fitur AI noise cancellation. Teknologi ini dirancang untuk meredam kebisingan angin dan suara jalanan saat kecepatan tinggi.
Interaksi dengan perangkat dibuat ramah sarung tangan. Mekanisme thumb wheel bisa diputar atau ditekan, plus tombol khusus intercom dan tombol Quick Pair untuk navigasi cepat. Satu hal yang memudahkan: bodi unit menempel ke helm memakai dudukan magnetik, jadi bisa dilepas dan dipasang dalam hitungan detik.
Strategi Menghilangkan Mesh dan Nasib Pasar Indonesia
Langkah Sena menghadirkan APEX tanpa Mesh Intercom adalah keputusan yang masuk akal. Fitur ini memang jarang dipakai pengendara yang lebih sering touring solo, sunmori berdua, atau rolling city dalam kelompok kecil. Dengan memangkas kompleksitas yang tidak diperlukan, seri ini menawarkan fungsionalitas yang lebih fokus.
Bagi pengguna di Indonesia yang penasaran, masih harus bersabar. Sena baru mengumumkan ketersediaan untuk pasar Eropa. Tanggal peluncuran global dan estimasi harga untuk Indonesia belum diumumkan secara resmi.