Pencarian

Wali Kota Banda Aceh Tinjau MPLS di Tiga Sekolah, Dorong Ayah Antar Anak demi Bangun Kepercayaan Diri Siswa

Selasa, 14 Juli 2026 • 10:12:00 WIB
Wali Kota Banda Aceh Tinjau MPLS di Tiga Sekolah, Dorong Ayah Antar Anak demi Bangun Kepercayaan Diri Siswa
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyapa siswa baru saat meninjau pelaksanaan MPLS di SDN 27 Banda Aceh.

BANDA ACEH — Kehadiran seorang ayah di hari pertama sekolah bukan sekadar antar-jemput, melainkan bentuk dukungan emosional yang memengaruhi rasa percaya diri anak. Hal ini ditegaskan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat meninjau pelaksanaan MPLS di tiga sekolah di ibu kota provinsi tersebut.

Mengapa Gerakan Ayah Antar Anak Dianggap Penting?

Illiza menyebut bahwa momen mengantar anak ke sekolah pada hari pertama adalah investasi psikologis. “Kehadiran ayah pada hari pertama sekolah bukan hanya sekadar mengantar, tetapi juga memberikan dukungan emosional yang signifikan bagi rasa percaya diri dan semangat belajar anak,” ujarnya di sela kunjungan.

Program GAMAS sendiri didorong untuk membudayakan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. Menurut Illiza, sosok ayah sering kali luput dari rutinitas sekolah, padahal perannya sama pentingnya dengan ibu dalam membangun fondasi karakter anak.

Tiga Sekolah Jadi Lokasi Peninjauan MPLS

Wali kota menyambangi TK Gaseh Poma, SDN 27, dan SMPN 4 Banda Aceh. Di setiap lokasi, Illiza menyapa para siswa baru, orang tua, dan guru. Ia memastikan pelaksanaan MPLS berjalan dengan pendekatan ramah anak dan penuh antusiasme.

“Para siswa tampak bersemangat mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. Pihak sekolah juga memastikan semua kegiatan dilakukan dengan cara yang menyenangkan, bukan menakutkan,” kata Illiza.

Apa Dampak Langsung bagi Warga Banda Aceh?

Orang tua, khususnya para ayah, mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota. Illiza berterima kasih kepada mereka yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan kerja untuk mengantar anak. “Kehadiran ayah adalah dukungan nyata bagi tumbuh kembang dan semangat belajar anak,” tambahnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak tidak hanya terjadi pada hari pertama sekolah, tetapi berkelanjutan. Pemkot Banda Aceh menargetkan budaya GAMAS bisa merata di seluruh jenjang pendidikan dasar di kota tersebut.

Bagaimana Respons Orang Tua dan Sekolah?

Pelaksanaan MPLS di Banda Aceh berlangsung tertib. Pihak sekolah menyambut baik kunjungan Wali Kota dan mengaku siap mendukung program GAMAS. Beberapa orang tua yang ditemui mengaku senang karena peran ayah mulai mendapat perhatian resmi dari pemerintah kota.

Illiza berharap MPLS tahun ajaran ini menjadi pengalaman berkesan bagi setiap siswa baru. “Dukungan orang tua, terutama ayah, adalah kunci agar anak-anak kita tumbuh percaya diri dan cinta sekolah,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: headline.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks