Pencarian

Danantara Rampingkan BUMN, Penghematan Tembus Rp50 Triliun dan Laba Pertamina Cs Meroket

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 13:01:31 WIB
Danantara Rampingkan BUMN, Penghematan Tembus Rp50 Triliun dan Laba Pertamina Cs Meroket
Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada jajaran Danantara atas keberhasilan efisiensi BUMN di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

ACEH — Langkah perampingan yang diinisiasi Danantara menyentuh berbagai komponen biaya overhead. Penghematan tersebut berasal dari penyesuaian gaji direksi dan komisaris, efisiensi sewa gedung, hingga pengurangan biaya sewa kendaraan dan perjalanan dinas di lingkungan perusahaan pelat merah.

“Jadi, saudara-saudara sekalian, untuk itu, saya memberi penghargaan khusus kepada pimpinan dari Danantara dengan seluruh timnya, seluruh jaringannya,” kata Prabowo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Laba Pertamina, Timah, hingga Pupuk Indonesia Melonjak

Efisiensi yang dilakukan tidak membuat kinerja keuangan BUMN justru melemah. Sebaliknya, data terbaru menunjukkan pertumbuhan laba yang signifikan di berbagai sektor. PT Timah mencatatkan lonjakan laba hingga 804,7 persen, disusul Pupuk Indonesia yang naik 253 persen. Semen Indonesia tumbuh 196,5 persen, Pegadaian 84,6 persen, Pertamina 80 persen, Pelindo 60,4 persen, BTN 40,8 persen, dan Bank Mandiri 24,3 persen.

Kisah sukses juga datang dari dua BUMN yang sebelumnya terpuruk. Krakatau Steel dan Kimia Farma, yang sempat membukukan kerugian, kini berhasil mencatatkan laba. Meskipun periode pencatatannya berbeda-beda, arah kinerja keduanya menunjukkan tren positif yang sama.

Mengapa Restrukturisasi Ini Penting?

Pengamat Komunikasi Hendri Satrio menilai keberhasilan Danantara tidak hanya sebatas memperbaiki angka di atas kertas, tetapi juga mengembalikan optimisme publik terhadap pengelolaan aset negara. “Jadi memang sudah jelas Danantara mengambil peranan sangat penting dan utama dalam pembangunan Indonesia di masa mendatang,” ujarnya di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menambahkan bahwa perbaikan ini adalah hasil kemitraan yang solid antara DPR dan Danantara. Menurutnya, proses streamlining atau pengurangan jumlah BUMN membuat perusahaan semakin efektif dan efisien. “Itu menunjukkan bahwa kemitraan Komisi VI DPR RI dengan Danantara Aset Manajemen sukses. Sukses bagaimana kita bermitra, saling dukung untuk membenahi BUMN-BUMN yang ada,” kata Andre.

Fokus ke Bisnis Inti dan Optimasi Aset

Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengungkapkan bahwa restrukturisasi ini mendorong BUMN untuk fokus pada bisnis inti. Aktivitas yang tidak menciptakan nilai tambah mulai dikurangi, sementara struktur dan biaya ditata ulang agar lebih ramping dan disiplin.

“BUMN harus diisi oleh perusahaan yang sehat, profesional, produktif dan mampu menciptakan nilai tambah. Namun, restrukturisasi juga harus dijalankan secara transparan, akuntabel dan profesional agar tujuan akhirnya benar-benar meningkatkan kontribusi BUMN terhadap perekonomian dan penerimaan negara,” kata Bamsoet.

Sinergi antar-BUMN juga diperkuat untuk membuka peluang economies of scale dan economies of scope. Intinya, aset negara dinilai tidak cukup hanya dimiliki, tetapi harus menghasilkan value. Ke depan, reformasi ini diharapkan melahirkan BUMN yang sehat, lahir dari aset yang dikelola disiplin, organisasi yang efisien, dan manajemen yang profesional.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: metrotvnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks