BIREUEN — Prosesi pengukuhan 35 anggota Paskibraka Kabupaten Bireuen tahun 2026 berlangsung khidmat di Aula Setdakab Lama, Sabtu (15/8) malam. Para siswa yang sebelumnya berstatus calon anggota ini kini resmi menyandang status anggota Paskibraka setelah melalui rangkaian prosesi adat dan seremoni kenegaraan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ikrar yang dipimpin oleh Mulya Saputra, SE, dan diikuti seluruh anggota Paskibraka. Momen simbolis mencium Sang Merah Putih dilakukan oleh Nanda Munisa, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bireuen, disusul penyematan kendit dan pangkat oleh Bupati Bireuen.
Orang Tua Turut Serta dalam Prosesi Penyematan Pangkat
Kehadiran keluarga menjadi bagian tak terpisahkan dari malam pengukuhan ini. Pemasangan pangkat Paskibraka Tingkat Kabupaten Bireuen 2026 dilakukan langsung oleh masing-masing orang tua anggota, sebuah tradisi yang menandai restu keluarga atas amanah yang diemban putra-putri mereka.
Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Muhammad Fuady, S.Sos., M.SM. Usai prosesi, para orang tua dan pejabat daerah turut memberikan penghormatan. Bupati dan Wakil Bupati Bireuen, Ketua DPRK, serta jajaran Forkopimda menyalami satu per satu anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan tersebut.
Berasal dari SMA, SMK, hingga Madrasah Se-Kabupaten Bireuen
Ketua Pelatih Paskibraka Bireuen, Muhammad Iqbal, SE MM, menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan langkah resmi untuk meresmikan status para peserta didik. "35 anggota Paskibra 2026 ini berasal dari sejumlah sekolah jenjang SMA, SMK, MA Negeri dan Swasta Se-Kabupaten Bireuen," ujarnya.
Ia menambahkan, tugas utama mereka adalah mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan di pagi hari dan menurunkannya kembali pada sore hari. "Semoga lancar dan sukses," jelas Muhammad Iqbal kepada wartawan.
Puncak Tugas di Lapangan RTH Cot Gapu
Puncak penampilan para anggota Paskibraka akan berlangsung di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Senin (17/8) pagi. Mereka akan menjadi bagian penting dalam upacara puncak peringatan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-81 di Kabupaten Bireuen.
Pengukuhan ini menjadi penanda kesiapan 35 pelajar terpilih dalam mengemban tanggung jawab kenegaraan, sekaligus menjadi kebanggaan bagi sekolah dan keluarga masing-masing.