ACEH BESAR — Enam piala juara pada lomba public speaking antar dayah se-Banda Aceh dan Aceh Besar dibawa pulang para santri asal Kabupaten Aceh Besar. Mereka tampil sebagai pemenang di kategori putra dan putri pada kompetisi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Dayah Aceh di Hotel Madinatuz Zahra, Lampeuneurut, Sabtu (23/8/2026).
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Besar, Adi Darma SPd MPd, menyebut capaian ini sebagai bukti nyata kemampuan santri dalam menyampaikan gagasan. "Alhamdulillah, seluruh juara pada kategori putra dan putri berhasil diraih oleh santri Aceh Besar. Ini merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus menunjukkan bahwa santri kita memiliki kemampuan yang baik dalam public speaking," ujarnya.
Daftar Pemenang Kategori Putra dan Putri
Pada kategori putra, juara pertama diraih Ahmad Syakir Mubarak dari Dayah Darul Ihsan. Posisi kedua ditempati Patria Briliyan Amin dari Dayah Insan Qurani, sedangkan juara ketiga menjadi milik Fais Hafiz dari Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa.
Untuk kategori putri, Cut Alisa Maharani dari Pesantren Modern Al-Manar tampil sebagai juara pertama. Syathir Aleta Rasha dari Dayah Insan Qurani menyusul di posisi kedua, dan Zahratus Shulfi ZT dari Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa melengkapi podium juara ketiga.
Pengalaman Lomba Jadi Bekal Santri
Adi Darma juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, termasuk mereka yang belum berhasil meraih juara. Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi merupakan bagian penting dari proses pembinaan dan pengembangan potensi santri.
"Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati. Pengalaman mengikuti perlombaan ini menjadi bekal untuk terus meningkatkan kemampuan dan berprestasi pada kesempatan berikutnya," katanya.
Komitmen Dinas Kembangkan Bakat Komunikasi Santri
Ke depan, Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar berkomitmen terus memberikan dukungan terhadap pengembangan bakat dan kemampuan santri. Fokus pembinaan tidak hanya pada bidang komunikasi, tetapi juga dakwah dan keterampilan berbicara di depan umum.
Prestasi yang diraih para santri ini diharapkan menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus mengembangkan potensi. Selain mengharumkan nama dayah masing-masing, capaian ini juga membawa nama baik Kabupaten Aceh Besar di berbagai ajang kompetisi.