BIREUEN — Pemerintah Kabupaten Bireuen bergerak cepat merespons laporan warga yang membutuhkan pertolongan di luar negeri. Bupati Mukhlis langsung memfasilitasi ambulan untuk menjemput Adli Insya, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang sakit dan baru tiba dari Malaysia.
Adli Insya (48), warga Dusun Simpang Dua, Gampong Ulee Glee, Kecamatan Makmur, mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan pesawat AirAsia Berhad. Ia diketahui telah bekerja sebagai buruh perkebunan kelapa sawit di Malaysia selama kurang lebih satu tahun.
Kondisi Kesehatan Memburuk, Keluarga Minta Dipulangkan
Keuchik Gampong Ulee Glee, Maimuddin, menjelaskan bahwa Adli mengadu nasib di negeri jiran demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga di kampung halaman. Namun, kondisi kesehatannya terus menurun hingga tidak lagi mampu bekerja.
Melihat kondisi itu, pihak keluarga memohon agar Adli segera dipulangkan ke Bireuen untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih dekat dengan sanak saudara. Permohonan tersebut disampaikan langsung kepada Bupati Mukhlis melalui sambungan telepon.
Instruksi Bupati: Jemput di Bandara, Antar ke Rumah Sakit
Mendapat laporan tersebut, Bupati H. Mukhlis tidak menunda. Ia menginstruksikan agar ambulan Takabeya Pedali difasilitasi untuk menjemput pasien dari Bandara Sultan Iskandar Muda dan membawanya menuju rumah sakit di Bireuen.
"Langkah cepat ini menjadi wujud nyata kepedulian Pemkab Bireuen terhadap warganya, termasuk mereka yang sedang merantau di luar negeri," tulis keterangan resmi yang diterima redaksi.
Pemkab Bireuen menegaskan komitmennya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Kehadiran pemerintah di saat warga menghadapi kesulitan diharapkan mampu memberi rasa aman, kepastian, dan harapan bagi keluarga yang membutuhkan.